Ibu Kota Negara
IKN di Kaltim Belum Siap, Pemindahan ASN Ditunda
Pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim) ditunda.
Sementara itu, terkait kebutuhan perumahan para menteri, diputuskan untuk menambah jumlah rumah tapak jabatan menteri (RTJM) di IKN sebanyak 12 unit, sehingga total akan menjadi 48 unit.
Baca juga: Hadirnya Persemaian Mentawir Bukan untuk IKN Saja, Reforestasi Seluruh Kalimantan
Penambahan ini berkaitan dengan jumlah menteri di Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto yang mencapai 48 menteri.
Saat ini, jumlah rumah menteri yang telah dibangun di IKN baru mencapai 36 unit, sesuai dengan kabinet sebelumnya yang bernama Kabinet Indonesia Maju.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menegaskan pentingnya penambahan tersebut.
Progres proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur yang mendukung pemerintahan dan kehidupan masyarakat di IKN.
Baca juga: Viral Foto Penyusutan Hutan di IKN Kaltim, Otorita Sebut Bakal Dihijaukan Kembali
Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025 ini.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memindahkan pusat pemerintahan ke lokasi yang dianggap lebih strategis dan berkelanjutan.
Seiring dengan rencana pemindahan ASN, pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dasar di IKN pun terus digeber.
Tujuannya adalah agar semua fasilitas siap untuk mendukung kehadiran ASN di ibu kota baru Indonesia tersebut.
Baca juga: Banjir Sempat Merendam Bandara VVIP IKN, Kemenhub Beberkan Penyebabnya
Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mohammad Zainal Fatah, pemindahan ASN masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
"Belum tahu. Nanti, kita tunggu perintah dari KemenPAN-RB," ungkap Zainal usai acara peresmian gedung baru Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/1/2025).
Meskipun demikian, terdapat beberapa infrastruktur yang masih perlu ditambahkan dan dirapikan.
Contohnya, di bidang Cipta Karya, masih diperlukan fasilitas air minum, peningkatan kapasitas Multi-Utility Tunnel (Terowongan Multi Utilitas), serta akses jalan menuju Bandara IKN.
Baca juga: Banjir Sempat Merendam Bandara VVIP IKN, Kemenhub Beberkan Penyebabnya
Zainal menambahkan, perapian tersebut diupayakan selesai pada periode Lebaran tahun 2025.
"Oh iya nih, secepatnya kita rapikan," tutup Zainal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250120_Gedung-Istana-Negara-di-IKN-Nusantara-Kaltim.jpg)