Berita Penjam Terkini
LPG 3 Kg di PPU Sering Lambat Tiba di Pangkalan, Masyarakat Antri hingga Larut Malam
Salah satu yang menjadi persoalan, yakni kurangnya pasokan dan seringnya terjadi keterlambatan dalam pengiriman
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sulitnya mendapatkan gas LPG juga terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Salah satu yang menjadi persoalan, yakni kurangnya pasokan dan seringnya terjadi keterlambatan dalam pengiriman.
Menurut salah satu warga Kelurahan Sungai Parit Kecamatan Penajam, Lia, ia selama ini membeli tabung gas di pangkalan yang ada di dekat rumahnya.
Namun, karena pasokannya dianggap tidak cukup dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut, gas menjadi cukup sulit didapatkan.
Baca juga: DPRD PPU Janji Sampaikan Tuntutan Honorer Penajam Paser Utara ke Pemerintah Pusat
Mereka harus mengantri, dan sudah datang ke pangkalan jauh sebelum mobil pengantar tabung gas dari Balikpapan tiba.
Kata Lia, biasanya ia memilih menunggu sejak magrib, sedangkan mobil baru tiba pada tengah malam, yakni sekitar pukul 12.00 hingga pukul 01.00 malam.
“Kadang kalau infonya datang setelah magrib, kita menunggu disini sejak sore, ada juga yang mulai siang sudah datang,” ungkapnya Minggu (9/2/2025)
Warga lainnya, Ratna mengatakan bahwa, kedatangan tabung gas biasanya hanya 2 sampai 3 kali dalam seminggu di pangkalan tempat biasa ia membeli.
Informasi kedatangan tabung gas biasanya disebar dalam grup-grup yang ada dilingkungan RT setempat.
Pembeli di kawasan sekitarnya cukup banyak, jadi masyarakat memilih menunggu karena khawatir tidak kebagian.
“Karena kalau lambat nanti tidak kebagian, kalau nunggu datang lagi kan belum pasti apakah besok atau lusa datang gasnya,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa, kuota gas LPG di Kabupaten PPU tidak bertambah setiap tahunnya, meski pihak Dinas Perdagangan setempat sudah meminta penambahan.
Tahun ini pun, Dinas Perdagangan kembali meminta tambahan kuota kepada PT Pertamina, meski belum tentu akan dipenuhi.
“Kuota untuk PPU sekitar 5 ribu metrik ton per tahun, tahun ini kami meminta kenaikan,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan PPU Marlina, beberapa waktu lalu.(*)
| Profil Kasat Narkoba Polres PPU Iskandar Rondonuwu, Naik Pangkat jadi AKP |
|
|---|
| HUT Korpri ke 53 di PPU, Sekda Tohar Tegaskan Pelayanan Mayarakat Harus Terdepan |
|
|---|
| Tanaman Katuk di Penajam Paser Utara Berpotensi Menguntungkan, Banyak Manfaat |
|
|---|
| Gerak Cepat Wujudkan Reforma Agraria di Atas HPL Badan Bank Tanah di Penajam Paser Utara |
|
|---|
| RPJMD 2025-2029 di Penajam Paser Utara Mulai Dibahas, Butuh Saran dan Masukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250209_antrian-LPG-di-PPU.jpg)