Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg di Samarinda Aman, Satgas Khusus Dikerahkan Jelang Hari Besar

Pertamina jamin stok LPG 3 kg di Samarinda aman, satgas khusus dikerahkan jelang hari besar.

Tayang:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Sintya Alfatika Sari
GAS MELON - Antrean pembelian LPG 3 kg di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Pertamina memastikan bahwa stok LPG 3 kg di Samarinda aman. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDAPertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan bahwa distribusi LPG 3 kg di Kota Samarinda dalam kondisi aman, terutama menjelang hari besar keagamaan maupun nasional.

Meski demikian, masih ada keluhan masyarakat terkait antrean dan mahalnya harga LPG di tingkat pengecer.  

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun menjelaskan, pihaknya telah membentuk satgas khusus yang bertugas memonitor dan mengawasi distribusi LPG secara lebih intensif.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kekurangan atau kekosongan stok di agen dan pangkalan.  

“Jadi, setiap kali menjelang hari besar keagamaan atau nasional, kami membentuk Satgas Khusus yang bertugas memonitor dan mengawasi distribusi dengan lebih intens lagi. Ini untuk mencegah adanya kekurangan atau kekosongan pada agen dan pangkalan,” ujar Edi Mangun saat dikonfirmasi pada Kamis (13/2/2025) hari ini.

Baca juga: Kuota LPG 3 Kg di Samarinda Melebihi Kuota tapi Mahal, Ini Kata Walikota Andi Harun

Edi Mangun menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan stok LPG lebih dari kebutuhan normal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari besar. 

Pertamina juga telah melakukan prediksi kebutuhan dan penyaluran secara matang agar masyarakat tidak perlu khawatir.  

“Mengantisipasi hari besar, tim kami sudah melakukan prediksi akan adanya lonjakan kebutuhan. Jadi, kami menyiapkan stok yang lebih dari stok normal. Tidak perlu panik dan termakan isu akan kekurangan atau kelangkaan LPG,” jelasnya.  

Ia juga menambahkan bahwa antisipasi terkait stok dan distribusi telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. 

“Ini merupakan pekerjaan rutin setiap tahun dalam menghadapi hari besar keagamaan maupun hari besar nasional,” katanya.  

Baca juga: Pj Gubernur Kaltim Ingatkan Pengecer Pakai Kartu Kontrol untuk Pembelian LPG 3 Kg

Menanggapi keluhan masyarakat terkait tingginya harga LPG di pengecer, Edi Mangun menjelaskan bahwa Pertamina hanya bertanggung jawab hingga distribusi di pangkalan. 

Harga eceran tertinggi (HET) diatur oleh kepala daerah dan Pertamina terus memantau kepatuhan pangkalan terhadap ketentuan tersebut.  

“Jika ada pangkalan yang menjual LPG 3 kg di atas HET, kami meminta masyarakat untuk melaporkannya dengan bukti yang jelas, seperti foto pangkalan, nomor pangkalan, alamat, serta nota pembelian,” tegas Edi.  

Namun, Edi menekankan bahwa Pertamina tidak dapat menindak pengecer lantaran pihaknya merupakan bagian dari mata rantai distribusi yang berada di luar pengawasan langsung Pertamina

“Terkait harga tinggi di masyarakat di luar pangkalan, itu menjadi tanggung jawab bersama. Kami tidak bisa menindaklanjuti pengecer karena mereka menjadi bagian mata rantai distribusi,” jelasnya.  

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan agen pangkalan untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar dan sesuai dengan HET yang ditetapkan. 

Hal ini selaras dengan upaya Pemerintah Kota Samarinda yang sebelumnya telah menerapkan Kartu Tepat Sasaran untuk menyalurkan LPG subsidi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved