Kamis, 23 April 2026

Berita Samarinda Terkini

DPKH Kaltim Pastikan Ketersediaan Daging dan Telur Selama Bulan Ramadan 2025 Mencukupi

Pihaknya telah melakukan pemantauan sejak Januari hingga saat ini guna memastikan ketersediaan daging sapi, ayam dan telur

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
DAGING SAPI - Pedagang di Pasar Segiri Samarinda, Kalimantan Timur menjual daging sapi lokal seharga Rp 165.000 dan daging sapi impor Rp 115.000 per kg, Rabu (10/1/2023). (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan stok kebutuhan pokok mencukupi selama bulan suci Ramadan 2025.

Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan sejak Januari hingga saat ini guna memastikan ketersediaan daging sapi, ayam dan telur.

"Hasilnya menunjukkan stok daging sapi, ayam dan telur dalam kondisi surplus atau lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Fahmi Kamis.

Ia merincinkan, berdasarkan data per Januari 2025, ketersediaan daging sapi sebanyak 1.167 ton.

Baca juga: Efisiensi Anggaran, Pemkot Samarinda Berharap Program Probebaya Tetap Berjalan Optimal

Sementara kebutuhan masyarakat hanya 984 ton sehingga terdapat surplus 182 ton. 

Kemudian, sejak awal Februari 2025, stok meningkat menjadi 1.202 ton dan masih lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebesar 984 ton.

DPKH Kaltim memprediksi lonjakan konsumsi akan terjadi pada 28 Februari, atau dua hingga enam hari sebelum Ramadan dan saat mendekati Hari Raya Idul Fitri 2025.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPKH Kaltim telah memastikan ketersediaan daging sapi pada Maret 2025 akan naik menjadi 1.297 ton, seiring masuknya pasokan daging beku. 

Pihaknya memperkirakan kebutuhan daging akan meningkat 5 persen menjadi 1.034 ton.

"Kalaupun begitu, maka tetap menyisakan surplus sekitar 262 ton. Jadi sangat mencukupi," urai Fahmi.

Tak hanya daging sapi, lanjutnya, stok daging ayam juga dipastikan cukup. 

Pihaknya memperkirakan ketersediaan daging ayam pada Maret 2025 mencapai 8.200 ton.

Sementara kebutuhan masyarakat hanya 7.900 ton, sehingga masih ada kelebihan 305 ton.

Begitupun kebutuhan telur ayam diprediksi meningkat dari 4.564 ton pada Februari menjadi 4.873 ton di Maret 2025.

"Dengan tambahan stok awal, produksi lokal dan pasokan dari luar, total ketersediaan telur diperkirakan mencapai 5.029 ton, sehingga masih terdapat surplus 155 ton," imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, Fahmi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan untuk menjaga harga tetap stabil.

"Kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan itu wajar. Tapi jika masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan, kenaikannya tidak akan signifikan dan tetap dalam batas yang wajar," pungkasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved