Berita Balikpapan Terkini
Disdikbud Balikpapan akan Atur Jam Sekolah saat Ramadhan 2025
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, menyiapkan penyesuaian terkait jam belajar bagi para siswa
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, menyiapkan penyesuaian terkait jam belajar bagi para siswa di berbagai tingkatan khusus Ramadhan.
Mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan bahwa perubahan ini tidak berarti libur total bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Sebaliknya, proses pembelajaran akan tetap berjalan, namun ada penyesuaian pada durasi dan jadwalnya.
"Yang menyesuaikan di bulan Ramadhan nanti adalah durasi pembelajaran. Mengenai jam mulai dan selesai, saat ini surat edarannya masih disusun," ujar Irfan, Rabu (19/2/2025).
Baca juga: Kapan Libur Ramadhan 2025 Dimulai? Berikut Tanggal Resmi yang Perlu Diketahui!
Irfan menambahkan, kemungkinan besar jam masuk sekolah yang semula pukul 07.30 WITA akan diundur menjadi sekitar pukul 08.30 WITA.
Untuk siswa kelas bawah di tingkat SD, durasi belajar diperkirakan sekitar 120 menit setiap harinya.
"Jadi, tidak libur total, tetapi diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan," terangnya.
Penyesuaian ini akan diterapkan untuk jenjang SD dan SMP.
Sementara itu, untuk tingkat SMA, pengaturan jam belajar akan disesuaikan oleh pemerintah provinsi.
Lebih lanjut, Irfan memastikan bahwa surat edaran resmi terkait perubahan jadwal pembelajaran selama bulan Ramadan akan segera diterbitkan dalam minggu ini.
"Nanti, jika surat edaran sudah selesai, akan segera saya umumkan," pungkasnya.
Melansir laman resmi Kemenag, SEB 2025 mengatur libur Idulfitri bagi peserta didik pada 26-28 Maret dan 2-8 April, dengan pembelajaran dimulai kembali pada 9 April.
Selama Ramadhan, siswa diberikan kesempatan belajar mandiri di rumah atau lingkungan sekitar.
Pembelajaran tetap berlangsung di sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan keagamaan dari 6 hingga 25 Maret.
| Penurunan Angka Stunting, Petrosea dan Puskesmas Kariangau Balikpapan Gelar Program Tas Batik Emas |
|
|---|
| Kuliah Jarak Jauh Mahasiswa ITK Balikpapan Tuai Pro-Kontra, Efektif tapi Picu Kejenuhan |
|
|---|
| Plaza Balikpapan Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026, Event Akrobatik jadi Puncak Keramaian |
|
|---|
| Peneliti STIE Soroti Muskot XII KADIN Balikpapan, Sebut Navigasi Momentum dan Jaga Resiliensi |
|
|---|
| Penemuan Mayat Pria di Balikpapan, Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Kematian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241209_Tidak-Putus-Sekolah-di-Balikpapan.jpg)