Berita Balikpapan Terkini

Pertamina Sosialisasi HIV/AIDS di SMA Negeri 8 Balikpapan, Dukung Pengembangan SDM Berkualitas

Kasus HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Tanpa pemahaman yang benar, risiko penyebarannya semakin tinggi

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Budi Susilo
HO/Pertamina
SOSIALISASI HIV AIDS - PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) mengadakan sosialisasi HIV/AIDS di Aula SMA Negeri 8 Balikpapan pada Jumat 14 Februari 2025 sebagai bagian dari rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025, Kamis (20/2/2025). (HO/Pertamina) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kasus HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Tanpa pemahaman yang benar, risiko penyebarannya semakin tinggi.

Menyadari pentingnya edukasi mengenai hal ini, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) mengadakan sosialisasi HIV/AIDS di Aula SMA Negeri 8 Balikpapan pada Jumat 14 Februari 2025 sebagai bagian dari rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025, Kamis (20/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan informasi akurat mengenai HIV/AIDS, termasuk cara penularan, gejala, serta langkah-langkah pencegahannya.

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Kurniawan, VP System Completion PT KPB, dan dihadiri oleh perwakilan manajemen serta pekerja PT KPB, Kepala Sekolah, jajaran guru, serta 80 siswa dari kelas 10 hingga 12, termasuk perwakilan OSIS, UKS, dan PMR.

Baca juga: Kilang Pertamina Unit Balikpapan Susun Rencana Strategis dan Kerja Implementasi CSR 2025

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Balikpapan, Ali Arham, menekankan pentingnya sosialisasi kesehatan sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.

“Pendidikan kesehatan sangat penting untuk membangun kesadaran dan perilaku yang bertanggung jawab. Ini sejalan dengan program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menanamkan nilai-nilai positif sejak dini,” ujarnya.

Sebagai penyakit yang masih sering disalahpahami, HIV/AIDS kerap menimbulkan stigma sosial yang berdampak buruk bagi penderitanya.

Dalam sesi edukasi interaktifnya, dr. Clara Vania Ginting, dokter umum PT KPB, mengajak siswa untuk memahami fakta medis terkait HIV/AIDS serta membongkar berbagai mitos yang beredar di masyarakat. 

“HIV bukan hanya sekadar penyakit, tetapi juga tantangan sosial yang harus kita hadapi bersama dengan pengetahuan dan kesadaran yang benar,” ujarnya.

Baca juga: Pertamina Jamin Pasokan LPG Aman, Penuhi Kebutuhan Masyarakat hingga Lebaran

Antusiasme siswa dalam mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi terbuka menunjukkan tingginya minat mereka terhadap topik ini.

“Sangat seru, menyenangkan, dan interaktif sehingga kami tidak bosan dan tetap fokus mengikuti acara sampai selesai. Semoga PT KPB sering mengadakan sosialisasi seperti ini agar kami lebih memahami HIV/AIDS dan cara pencegahannya,” ungkap Rico Panjoy Christian, salah satu peserta sosialisasi.

Louisa Pandiangan, siswa lainnya, juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin.

“Semoga PT KPB terus mengadakan acara seperti ini agar lebih banyak anak muda yang sadar akan bahaya HIV/AIDS,” tuturnya.

Selain edukasi kesehatan, PT KPB juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan bisnis Pertamina serta Proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-Lawe.

VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah atas sambutan yang diberikan serta memberikan motivasi kepada siswa.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Kalimantan Klaim Pasokan Gas Melon LPG 3 Kg Aman

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved