Berita Kaltim Terkini

Sejumlah Formasi CPNS dan PPPK Belum Terisi, BKD Kaltim: Kita Cukup Dilema 

Sejumlah formasi CPNS dan PPPK belum terisi, BKD Kalimantan Timur sebut kekosongan sejumlah jabatan membuat pihaknya cukup dilema.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Rita Lavenia
FORMASI CPNS: Analisis Kepegawaian Ahli Muda Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi (PPI) ASN Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Reza Febriyanto, Kamis (20/2/2025). Ia mengungkapkan bahwa masih ada beberapa formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang belum terisi penuh.(TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan bahwa masih ada beberapa formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang belum terisi penuh.

Kepala BKD Provinsi Kaltim, Deni Sutrisno melalui Analisis Kepegawaian Ahli Muda Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi (PPI) ASN BKD Kaltim, Reza Febriyanto menjelaskan, formasi CPNS yang diajukan pada tahun 2024 sebanyak 261.

Dari jumlah tersebut, hanya 200 peserta yang dinyatakan lolos dan menyisakan 61 formasi CPNS yang belum terisi.

"Kita cukup dilema karena beberapa jabatan masih kosong," ujar Reza.

Baca juga: BKD Kaltim Gencarkan Pengawasan dan Pembinaan Terkait Netralitas ASN di Pilkada 2024

Belum lagi, ungkapnya, beberapa peserta yang lulus CPNS melalui optimalisasi justru berencana untuk mengundurkan diri dengan alasan tidak sesuai dengan daerah domisili.

Ia mencontohkan, sejumlah peserta domisili Kota Balikpapan mendaftar untuk masuk unit kerja di Kota Minyak.

Tetapi, karena kalah saing, peserta tersebut akhirnya diluluskan oleh sistem melalui optimalisasi dan ditempatkan di daerah lain, semisal Kota Samarinda.

"Akhirnya pilihan mereka antara menerima dengan penempatan tersebut atau opsi pengunduran diri," jelasnya.

Baca juga: Penjelasan BKD Kaltim Terkait Status Muhammad Kurniawan Setelah Mundur dari Kadisdikbud 

Reza menyebutkan bahwa untuk formasi PPPK sebanyak 9.195 terdiri dari 5.291 untuk tenaga teknis, lalu 2.649 untuk formasi guru dan 1.255 tenaga kesehatan.

Untuk PPPK yang lulus sendiri di tahap pertama ini yakni tenaga teknis 3.490 peserta, guru 445 peserta dan tenaga kesehatan sejauh ini baru 17 orang yang lulus.

"Beberapa yang mundur malah dari kesehatan. Kami dari pihak panitia seleksi daerah sangat menyayangkan akan hal itu karena tenaga kesehatan sangat diperlukan sebagai kebutuhan premier," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved