Rabu, 6 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Pembangunan Berkelanjutan dan Pengendalian Banjir Samarinda jadi Fokus Utama Andi Harun

Wali Kota Samarinda, Andi Harun resmi memimpin Kota Samarinda dalam periode 2025-2030 mendatang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
PROGRAM ANDI HARUN - Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparudin, saat meninjau proyek pengendalian banjir (28/6/2024). Sebagai Ketua TWAP, dirinya menegaskan bahwa periode kedua kepemimpinan Andi Harun akan tetap fokus pada pembangunan berkelanjutan, termasuk pengendalian banjir, penataan permukiman, serta pengembangan transportasi publik modern. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wali Kota Samarinda, Andi Harun resmi memimpin Kota Samarinda dalam periode 2025-2030 mendatang.

Didampingi oleh Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri, Andi Harun telah menegaskan bahwa pada periode kedua kepemimpinannya, dirinya akan tetap fokus pada program prioritas yang telah dirancang untuk memastikan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparudin, mengungkapkan bahwa visi pembangunan berkelanjutan yang diusung dalam periode ini sejalan dengan upaya menjadikan Samarinda sebagai kota maju, seiring dengan kemajuan Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, program prioritas yang sudah berjalan akan tetap dilanjutkan, sembari menambah beberapa program baru yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Besaran Gaji Andi Harun dan 7 Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2024 di Kaltim, Lengkap Sama Fasilitas

“Pembangunan berkelanjutan ini mencakup penataan permukiman, penuntasan rumah kumuh, serta memastikan seratus persen akses air bersih dan sanitasi bagi warga Samarinda,” ujar Syaparudin baru-baru ini.

Salah satu poin penting dalam periode kedua ini adalah memastikan program pengendalian banjir tetap berjalan dan menjadi prioritas utama.

Syaparudin menyebut bahwa upaya pembangunan kolam retensi di beberapa titik yang sebelumnya menghadapi kendala akan terus diupayakan solusinya.

Program pengendalian banjir juga akan dimaksimalkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot), Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan Balai Wilayah Sungai (BWS).

“Pengendalian banjir akan dikerjakan secara kolaboratif agar lebih efektif. Ini menjadi perhatian utama pemerintah kota, di samping program-program terdahulu yang juga terus berjalan secara simultan,” tambahnya.

Baca juga: Resmi Jabat Wali Kota Samarinda untuk Kedua Kalinya, Andi Harun Sebut Trisula Program Prioritas

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi agenda penting di bawah kepemimpinan Andi Harun dan Saefuddin Zuhri.

Dalam hal ini, pihaknya memastikan seluruh variabel pendukung yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas SDM dapat terealisasi dengan baik.

Di samping itu juga, salah satu tantangan besar yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah pembangunan transportasi massal berbasis modern.

Syaparudin mengakui bahwa hingga saat ini, proyek transportasi publik modern seperti monorel belum dapat berjalan lantaran perlunya melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah pusat.

Namun, Pemkot akan tetap mengupayakan agar proyek ini dapat terealisasi.

“Namun untuk hal ini tetap kita ikhtiarkan. Karena ini juga terkait dengan perizinan di tingkat nasional, terkait pula dengan program pembangunan IKN karena monorail ini terhubung juga dengan pembangunan IKN," bebernya.

"Oleh karenanya ini kita tidak bisa berdiri sendiri. Monorel ini diharapkan dapat menghubungkan destinasi wisata Samarinda, Bandara APT Pranoto, pusat-pusat ekonomi, hingga ke IKN,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved