Tribun Kaltim Hari Ini
Hasil Hitung Cepat Unggul di PSU Pilkada Kukar, Aulia-Rendi Janji Rangkul Lawan Politik
Inilah pesan yang ingin disampaikan Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin, usai dinyatakan unggul dalam hitung cepat PSU Pilkada Kukar 2025.
TRIBUNKALTIM.CO - Suasana di dalam ruang kamar hitung PDI Perjuangan Kukar Sabtu (19/4) sore itu terasa bergelora.
Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin melangkah masuk dengan ekspresi wajah yang memancarkan kebahagiaan.
Senyum lebar merekah di wajah keduanya, seolah menggambarkan optimisme dan kelegaan setelah melewati proses panjang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar.
Baca juga: Menang PSU Pilkada Kukar, Aulia-Rendi Pilih Rangkul Lawan Politik
Rendi Solihin tampak ceria, sesekali melempar candaan ringan yang disambut tawa kecil oleh orang-orang di sekelilingnya. Senyumnya manis dan menular, memecah ketegangan yang mungkin masih tersisa.
Di sisi lain, Aulia berjalan tenang namun penuh wibawa. Tangannya tak henti melambai menyapa para kader yang menyambut dengan sorakan lembut dan tepuk tangan kecil.
"Kemenangan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari rekonsiliasi dan kerja bersama." kata Aulia.
Inilah pesan yang ingin disampaikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nomor urut 01, Aulia Rahman Basri – Rendi Solihin, usai dinyatakan unggul dalam hitung cepat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar 2025.
Berdasarkan hasil hitung cepat internal Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu) DPC PDI Perjuangan Kukar, Aulia-Rendi meraih suara mayoritas dengan perolehan 56,74 persen.
Sementara real count dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP mencatat angka yang lebih tinggi, yakni 57,7 persen.
Pasangan nomor urut 02, Awang Yacoub Luthman – Akhmad Zais, hanya memperoleh 14,1 persen, sedangkan pasangan nomor urut 03, Dendi Suryadi – Alif Turiadi, meraih 28,2 persen suara.
Namun alih-alih menunjukkan selebrasi berlebihan, Aulia dan Rendi memilih untuk menyampaikan pernyataan menyejukkan. Dalam pidato singkatnya, Aulia justru mengulurkan tangan persaudaraan kepada dua paslon lain.
"Pertarungan ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana kita bisa duduk bersama setelahnya. Kami ingin bersanding, bukan semata bertanding," ujar Aulia saat jumpa pers bersama awak media.
Ia menyebut kedua paslon yang menjadi rival dalam Pilkada ini sebagai putra-putra terbaik daerah. Menurutnya, ide dan gagasan dari seluruh calon merupakan aset berharga yang harus dipadukan demi membangun Kukar secara kolektif.
"Kami percaya bahwa Kukar ini terlalu besar untuk dibangun oleh satu kelompok saja. Kita butuh semua kekuatan, semua pikiran, semua hati," lanjutnya.
Baca juga: Calon Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Tanggapi Potensi Gugatan Hasil PSU Pilkada Kukar 2024
Lebih jauh, Aulia juga menegaskan bahwa masyarakat Kutai adalah masyarakat yang menjunjung tinggi adat, menghormati perbedaan, dan tetap bisa bersatu dalam semangat kebersamaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250421_hl-tribun-kaltim.jpg)