Selasa, 5 Mei 2026

Berita Mahulu Terkini

Tingkatkan PAD, Pemkab Mahulu Komitmen Kembangkan Sektor Pariwisata

Tingkatkan PAD, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu komitmen kembangkan sektor pariwisata.

Tayang:
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani
WISATA ANDALAN MAHULU - Batu Dinding di di Kampung Long Melaham, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan timur, ini akan dibangun Tenevang Green Tourism (Tageto). Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap wisata ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan PAD.(TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu program andalan daerah.

Salah satu kawasan yang tengah menjadi fokus utama adalah Tenevang Green Tourism (Tageto) di Kampung Long Melaham yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).  

"Pariwisata ini di dalam RPJMD Kabupaten Mahulu menjadi salah satu program andalan untuk mendatangkan PAD karena memang di Mahulu ini masih sangat natural," kata Asisten I Pemkab Mahulu, Agustinus Teguh Santoso, Rabu (26/2/2025).  

Ia menekankan bahwa potensi alam dan budaya di Mahulu masih terjaga dengan baik, menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisatawan.  

"Baik itu alam maupun budayanya, termasuk jalan menuju ke sini juga masih alam sekali," ucapnya.  

Baca juga: Pemkab Bakal Pasang Lampu Penerangan Jembatan, Berpotensi Jadi Ikon Wisata Mahulu

Namun, ia juga mengakui bahwa infrastruktur masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan wisata. 

Bahkan, saat kunjungan kerja Gubernur Kaltim ke Mahulu, sejumlah rombongan mengalami kendala akibat kondisi jalan yang masih alami.  

"Kemarin Ibu Dinas Pariwisata Provinsi ketika mendampingi Pak PJ Gubernur berkunjung ke sini sempat menikmati bagaimana jalan yang masih natural," tuturnya.  

Akibat kondisi jalan yang masih berupa tanah, beberapa kendaraan mengalami kesulitan untuk mencapai lokasi tujuan.  

"Jadi, ada stafnya yang sampai tidak bisa sampai ke sini karena di tengah jalan disambut dengan hujan," tambahnya.  

Ia menggambarkan bagaimana kondisi jalan yang berubah menjadi licin akibat hujan membuat perjalanan menjadi tantangan tersendiri.  

"Karena saking naturalnya, jalannya yang masih tanah itu berubah menjadi jalan yang liat, sehingga slip sana-sini," imbuhnya.  

Baca juga: Kampung Long Tuyoq Berpotensi Sebagai Daya Tarik Wisata di Mahulu Kalimantan Timur

Beberapa kendaraan bahkan terpaksa kembali karena tidak dapat melewati jalan tersebut.  

"Jadi ada yang nyampe ke sini, ada yang nggak nyampe. Ya, ada yang kembali," ungkapnya.  

Ia berharap adanya masukan dari berbagai pihak untuk mengembangkan potensi wisata Mahulu agar lebih optimal.  

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved