Rabu, 27 Mei 2026

Ramadhan 2025

BMKG Balikpapan Pantau Hilal, Ketinggian Capai 3,877 Derajat

BMKG Balikpapan, melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1446 H di Hotel Platinum Balikpapan, Jumat (28/2/2025)

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
PANTAU HILAL - Persiapan pemantauan hilal di Hotel Platinum, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (28/2/2025). Observasi ini bertujuan untuk menentukan awal Ramadan 1446 H dengan memperhitungkan ketinggian hilal yang mencapai 3,877 derajat. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan, melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1446 H di Hotel Platinum Balikpapan, Jumat (28/2/2025). 

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, menyatakan bahwa ketinggian hilal mencapai 3.877 derajat dengan elongasi 4.06 derajat.

"Jadi, nanti setelah matahari terbenam, kita akan melakukan observasi untuk melihat apakah hilal terlihat," ujar Rasmid.

Proses konjungsi atau Ijtima telah terjadi pada pagi hari sebelumnya, tepatnya pukul 08.45 Wita. 

Baca juga: LIVE: Persiapan Pantauan Hilal 1 Ramadhan 1446 H oleh BMKG di Hotel Platinum Balikpapan

Ijtima merupakan kondisi di mana posisi matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus.

"Jadi, sekarang sudah masuk bulan baru. Kemungkinan, jika Ijtima terjadi sebelum matahari terbenam, maka malamnya sudah masuk malam bulan baru," jelas Rasmid.

BMKG melakukan pengamatan hilal di 38 titik di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.

Jika hilal terlihat di salah satu titik, misalnya di Kupang, Manado, atau Aceh, maka awal puasa akan ditetapkan keesokan harinya.

"Mudah-mudahan, dari 38 titik pengamatan BMKG, mulai dari Sabang sampai Merauke, ada satu titik yang bisa mengamati hilal. Jika ada satu titik pengamatan, misalnya di Kupang, Manado, atau Aceh, yang berhasil melihat hilal, maka besok kita akan mulai berpuasa hari pertama," tutur Rasmid.

Baca juga: Puasa 2025 Jatuh pada Tanggal? Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 1446 H dan Lokasi Pantauan Hilal

Kondisi cuaca di Balikpapan saat pengamatan hilal dilaporkan cerah, mendukung proses observasi.

"Waktu observasi atau golden time untuk mengamati hilal adalah selama 18 menit sejak matahari terbenam. Kita akan mengamati hilal selama 18 menit hingga bulan terbenam," kata Rasmid. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved