Berita Samarinda Terkini
Jembatan Mahakam I Ditutup Sementara, Bus Dialihkan Lewat Jembatan Mahulu Samarinda
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim resmi menerapkan skema lalu lintas dua arah di Jembatan Mahakam IV mulai hari ini, Jumat (28/2)
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pasca insiden tabrakan tongkang bermuatan kayu yang menabrak pilar Jembatan Mahakam I pada 16 Februari lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim resmi menerapkan skema lalu lintas dua arah di Jembatan Mahakam IV mulai hari ini, Jumat (28/2).
Langkah ini diambil sebagai dampak dari penutupan sementara Jembatan Mahakam I sejak pukul 09.30 WITA, guna menjalani investigasi oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).
Dengan penutupan Jembatan Mahakam I, seluruh arus lalu lintas dialihkan ke Jembatan Mahakam IV, yang kini menjadi jalur utama penghubung antara pusat Kota Samarinda dan Samarinda Seberang.
Untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda turut andil dalam hal menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas.
Baca juga: Rawan Ditabrak Ponton, Aktivis Lingkungan Samarinda Desak Pemasangan CCTV Bawah Jembatan Mahakam I
Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel di dua titik strategis untuk mengawasi kelancaran lalu lintas di Jembatan Mahakam IV.
"Kami akan menempatkan dua personel di arah Sungai Kunjang dan dua personel lainnya di arah Sungai Kledang, Samarinda Seberang. Selain itu, kami juga berkolaborasi dengan Satlantas dan Dishub Kaltim untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas," ungkap Manalu.
Menurutnya, skema lalu lintas dua arah ini merupakan alternatif terbaik yang telah disepakati setelah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda.
Dishub juga akan terus melakukan evaluasi terhadap implementasi kebijakan ini, terutama terkait kendaraan besar seperti bus yang melintas di jalur tersebut.
"Sementara ini, bus dari arah Samarinda Seberang maupun Loa Janan yang hendak menuju Balikpapan harus melewati Jembatan Mahulu. Nanti Dishub Provinsi yang akan koordinasi langsung kepada pemilik busnya, supaya kendaraan dari Balikpapan dapat lewat Jembatan Mahulu," tuturnya.
Pengalihan arus kendaraan besar ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Jembatan Mahakam IV, mengingat lonjakan volume kendaraan akibat ditutupnya Jembatan Mahakam I.
Baca juga: GPEI Kaltim Tolak Penutupan Alur Pelayaran di Bawah Jembatan Mahakam Samarinda, Ini Alasannya
Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan mereka, guna menghindari kemacetan dan tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi. (*)
Polresta Samarinda Bersama Ojol Gelar Pangan Murah, Kapolres: Bentuk Solidaritas dan Kepedulian |
![]() |
---|
600 Personel Polisi Disiagakan untuk Amankan Aksi Aliansi Mahakam di Samarinda 1 September |
![]() |
---|
Samarinda Bergejolak, Aliansi Mahakam Undang Warga Kaltim Turun Aksi 1 September |
![]() |
---|
Warga Samarinda Keluhkan Macet Proyek Saluran Air di Jalan Kadrie Oening |
![]() |
---|
Polresta Samarinda Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol, Doakan Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.