Berita Samarinda Terkini
Walikota Andi Harun Buka Wisata Belanja Ramadhan di GOR Segiri Samarinda, Ada Hiburan dan Perlombaan
Ia menegaskan bahwa Wisata Belanja Ramadhan bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga memiliki nilai budaya yang terus dilestarikan
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Setelah menghadiri kegiatan retret di Magelang, Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri dijadwalkan membuka secara resmi Wisata Belanja Ramadhan di Halaman Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, pada hari ini Senin (3/3).
Acara tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) ini telah berlangsung sejak dua hari lalu dan menarik perhatian ribuan pengunjung.
Baca juga: Reaksi DPRD Samarinda soal Perlunya Sekolah Unggulan di Tiap Kecamatan, Khawatir Potensi Suap
Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan bahwa dirinya baru dapat menghadiri acara tersebut setelah menjalani kegiatan retret di Magelang selama tujuh hari.
Ia menegaskan bahwa Wisata Belanja Ramadhan bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga memiliki nilai budaya yang terus dilestarikan setiap tahunnya.
“Keberadaan Wisata Belanja Ramadhan ini tentu menjadi alternatif bagi masyarakat Kota Samarinda untuk berbelanja sesuai kebutuhan sehari-hari.
Hikmah dari berbelanja di pasar Ramadhan ini tidak hanya untuk memenuhi pengadaan takjil selama berpuasa, tetapi juga mempererat dan memperkuat silaturahmi antar sesama warga Samarinda," ujar Andi Harun.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang menjalankan ibadah puasa tetapi juga memperbanyak amalan ibadah lainnya, termasuk menjaga persaudaraan, meningkatkan toleransi, dan menjadikan pasar Ramadhan sebagai sarana memperkokoh hubungan sosial antar warga.
Selain itu, Andi Harun juga menyoroti dampak ekonomi positif dari Wisata Belanja Ramadhan terutama bagi pedagang kecil, UMKM, dan pengusaha rumah tangga. Ia berharap pasar Ramadhan ini dapat membawa berkah bagi seluruh pihak yang terlibat.
Terkait keamanan pangan, Wali Kota mengimbau kepada seluruh pedagang kuliner untuk memastikan makanan yang dijual aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya seperti zat aditif berlebihan, pengawet, atau pewarna yang tidak sesuai standar kesehatan.
“Pastikan semua bahan yang digunakan aman bagi kesehatan, baik untuk masyarakat yang berpuasa maupun yang tidak," tambahnya.
Terakhir, Andi Harun mengajak seluruh masyarakat Samarinda untuk menjaga keamanan, kelancaran, serta terus menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan selama bulan Ramadhan ini.
Sebelumnya Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin menyampaikan bahwa Wisata Belanja Ramadhan tahun ini menghadirkan 160 tenan dengan 120 di antaranya merupakan tenan kuliner dan sisanya berasal dari berbagai jenis usaha lainnya.
“Kegiatan ini sudah berjalan dua hari, tetapi pembukaan resminya baru akan dilakukan oleh Pak Wali Kota Andi Harun setelah beliau kembali dari Magelang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi.
Dalam 10 hari pertama biasanya lebih dari 5.000 warga datang setiap hari," ujar Muslimin.
Guna mendukung kelancaran acara, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polresta Samarinda, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Polantas, dan Satpol PP untuk memastikan keamanan dan kebersihan lokasi.
Selain menawarkan berbagai kuliner dan kebutuhan Ramadhan, Wisata Belanja Ramadhan 2024 juga menyuguhkan beragam hiburan dan perlombaan.
Disporapar bekerja sama dengan Bankaltimtara dan Bank Indonesia untuk mengadakan pemilihan kuliner terbaik serta tenan dengan pembeli terbanyak dengan hadiah yang telah disiapkan panitia. (*)
| Pemkot Samarinda Uji Sistem WFH ASN, Dikembangkan Cepat dalam 2 Minggu |
|
|---|
| Tutup Celah Pelanggaran WFH, Walikota Samarinda Ajak Masyarakat Turut Awasi Disiplin ASN |
|
|---|
| Isi APBD Kaltim Dibongkar dalam Dialog Publik Bersama, Anggota DPRD: Uang Rakyat Kok Dirahasiakan |
|
|---|
| Irigasi Rusak Puluhan Tahun, Petani Betapus Samarinda Hanya Panen 4–5 Ton |
|
|---|
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250303_-Walikota-Samarinda-Andi-Harun.jpg)