Tribun Kaltim Hari Ini
Waspada Kebakaran selama Ramadan, Damkar Samarinda Ingatkan Masyarakat Sediakan APAR
Waspada kebakaran selama Ramadan, DInas Pemadam Kebakaran Samarinda ingatkan masyarakat sediakan APAR.
Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), ingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran yang bisa saja terjadi.
Kebakaran ini bisa terjadi ada kelalaian manusia yang secara sadar atau sengaja yang dilakukan masyarakat di tempat masing-masing.
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, mengingatkan masyarakat untuk waspada terjadi kebakaran yang berasal dari Kompor dan konsleting arus pendek listrik.
"Biasanya kan dulu diawal bulan Ramadan sering terjadi kebakaran, karena aktivitas orang kan saat salat, ketiduran, kompor tidak dimatikan, ya terjadi kebakaran," ujarnya.
Baca juga: Damkar Samarinda Bakal Gelar Sosialisasi Kampus, Ini Tujuannya
Ia mengatakan terjadinya kebakaran di wilayah Kota Samarinda 50 persen disebabkan konsleting arus pendek listrik dan sisanya dikarenakan kelalaian saat menggunakan kompor untuk memasak.
"Harapan kami kepada masyarakat di bulan suci Ramadan ini, agar berhati-hati, berwaspada, jaga listrik, jaga kompornya jangan sampai lalai," tegasnya.
Tak kalah penting, Hendra mengingatkan untuk antisipasi kebakaran yang lebih besar, masyarakat diminta menyediakan minimal satu Alat Pemadam Api Ringan (Apar).
"Yang lebih penting satu rumah wajib ada APAR untuk menjaga terjadi kebakaran, walaupun ukuran kecil," tegasnya.

Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra Ah, juga mengingatkan masyarakat yang ingin berpergian meninggalkan rumah untuk beribadah maupun berlibur agar memastikan peralatan listrik dan kompor dalam keadaan yang aman, termasuk upaya mencegah aksi pencurian.
Baca juga: Kadis Damkar Samarinda Himbau Waspada Bahaya Kebakaran saat Libur Natal dan Tahun Baru
Oleh Karena itu, dirinya meminta masyarakat agar berpesan kepada tetangga jika hendak meninggalkan rumah.
"Ya usahakan titip pengawasan rumah ke tetangga sebelah, sehingga kalau ada terjadi apa-apa tetangga yang lebih tahu duluan," tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.