Rabu, 15 April 2026

Ramadhan 2025

Ramadhan Tiba, Takjil di Balikpapan Jadi Surga Kuliner Warga

Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah. Di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari

Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
KULINER RAMADAN - Pasar Ramadhan, Sabu (8/3/2025). menunjukkan masyarakat memilih takjil di salah satu tenant untuk dibeli dan dinikmati saat berbuka puasa (TRIBUNKALTIM.CO / DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah. Di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah dan refleksi diri, Ramadhan juga identik dengan tradisi kuliner khas, salah satunya berburu takjil.  

Takjil merupakan hidangan ringan yang disantap saat berbuka puasa untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Salah satu takjil yang banyak dicari adalah kue talam, yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang pas.  

Sephi, seorang karyawan swasta, mengungkapkan bahwa setiap Ramadhan, ia selalu berburu kue talam sebagai menu berbuka favoritnya.  

Baca juga: Ramadhan Bagi Gusti Sarah Octavia, Kuliner dan Tradisi Berburu Takjil

"Sudah pasti talam, soalnya kalau di Balikpapan pas Ramadhan banyak yang jual," ujarnya ke Tribunkaltim.co Sabtu (8/3/2025)

Kue talam menjadi primadona saat Ramadhan karena dijual per potong dengan berbagai varian rasa. Salah satu yang digemari Sephi adalah talam amparan tatak, kue khas Banjar yang menggunakan pisang sebagai bahan utama.  

"Lembut, terus manisnya pas. Talam kan banyak jenisnya, yang aku suka itu amparan tatak. Nah, itu kan ada pisangnya, jadi manisnya itu dari pisangnya, jadi nggak kemanisan," katanya.  

Di Balikpapan, kue talam banyak dijual oleh masyarakat dari suku Banjar, yang akrab dipanggil "acil", sebutan yang berarti tante dalam bahasa Banjar.  

"Kalau beli sudah dari lama, seringnya beli di acil dekat Kilo Satu. Apalagi pas puasa gini, ramai orang beli, jadi kadang sore-sore memang ke sana," tuturnya.  

Meski kue talam tetap tersedia di luar bulan Ramadhan, jumlahnya tidak sebanyak saat bulan puasa.  

"Acil itu tetap jualan kalau hari biasa, cuma kuenya nggak sebanyak pas bulan Ramadhan," tambahnya.  

Untuk minuman, Sephi lebih memilih jus alpukat sebagai pendamping takjil favoritnya.  

"Jus alpukat paling sering, soalnya suka aja sama alpukat, apalagi dicampur es, segar banget buat buka," ujarnya.    

Saat Ramadhan, banyak penjual takjil bermunculan di berbagai sudut kota, terutama di pusat-pusat keramaian. Pasar Ramadhan menjadi destinasi utama masyarakat untuk berburu hidangan berbuka puasa. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved