Sabtu, 18 April 2026

Berita Kaltim Terkini

DPRD Kaltim Minta Kejelasan Rencana Refocusing Anggaran Rp2,5 Triliun

DPRD Kaltim menunggu pembahasan soal refocusing yang kini bakal menjadi alternatif Pemerintah Provinsi Kaltim pasca instruksi efisiensi anggaran

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Anggota Banggar DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu. Ia menunggu pembahasan terkait refocusing anggaran guna memprioritaskan program Gubernur–Wakil Gubernur Baru. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

Semnetara itu, Ketua TAPD Kaltim, Sri Wahyuni sebelumnya diberitakan 

bersama OPD terkait kini melihat skala prioritas agar segera bisa running di 100 hari kerja Gubernur Rudy Mas’ud dan Wagub Seno Aji.

Refocusing anggaran jadi salah satu pilihan, peninjauan ulang dan pengalihan alokasi anggaran dari kegiatan yang dianggap kurang prioritas ke program-program yang lebih mendesak serta relevan dengan kondisi terkini mulai dilakukan.

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025 mesti bisa diseimbangkan.

Baca juga: Dugaan Kejanggalan Proyek Rehab Gedung DPRD Kaltim Rp55 Miliar, Pengamat: Korupsi Bukan Delik Aduan

“Jadi ada sekitar Rp 2,5 triliun yang bisa di refocusing. Kita bisa alokasikan ke program Gratispol–Jospol seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar,” tegas Sri, Senin (10/3/2025).

Penyesuaian anggaran juga menarget ada 13 item yang bisa disisihkan sesuai dengan instruksi Presiden.

Perjalanan dinas, pengadaan alat tulis kantor (ATK), kendaraan dan pakaian dinas, serta berbagai kegiatan bersifat seremonial turut terpangkas. 

Dari pemangkasan item ini lah muncul angka Rp2,5 triliun yang dapat di plot mendukung program populis Gratispol–Jospol.

Serta program yang beririsan dengan yang tertuang dalam RPJ Pemprov Kaltim di sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar yang turut bisa diprioritaskan pada 100 hari kerja.

“Ada item dalam anggaran yang sudah di plot pada APBD dan bisa langsung terkoneksi dengan gratispol–jospol, nah kita bisa terapkan segera, atau menambah alokasi anggarannya dari nilai yang ditetapkan semula. Jadi masih bisa fleksibel,” jelas Sri.

Rapat–rapat bersama tim transisi juga didapati, kesamaan program yang telah ada di APBD Kaltim 2025. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved