Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Pemprov Kaltim Bakal 'Bersihkan' Perusda yang Tak Berkontribusi dalam Peningkatan PAD

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bakal 'bersihkan' perusda yang tak berkontribusi dalam peningkatan PAD.

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Rita Lavenia
BERSIH-BERSIH - Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud-Seno Aji, saat dijumpai di Kantor DPRD Kaltim pada Jumat (14/3/2025) hari ini. Pemerintah provinsi bakal 'bersihkan' perusda yang tak berkontribusi dalam peningkatan PAD.(TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bakal "bersih-bersih" di perusahaan daerah (perusda) yang terbilang pasif dalam memberikan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud dan Seno Aji, mengatakan bahwa pihaknya tidak ragu mengambil langkah tersebut setelah melihat laporan kinerja sejumlah perusda yang dinilai belum optimal.

Terlebih, belakangan ini muncul berbagai kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah Perusda Kaltim, seperti Perusda Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera (BKS) yang masih ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim.

"Kita bersihkan semuanya, tidak ada lagi yang main-main di perusda ini. Perusda bukan sapi perah untuk para pejabat Pemerintah Provinsi Kaltim, tapi perusda harus benar-benar meningkatkan PAD sebesar-besarnya dan memberi kebermanfaatan bagi masyarakat Kaltim," tegas Wagub Kaltim, Seno Aji, Jumat (14/3/2025).

Baca juga: Rudy Masud Sidak 3 Aset Pemprov Kaltim Terbengkalai di Balikpapan, Akan Bangun Fasilitas Publik

Lanjut Seno Aji mengatakan, sejauh ini belum ada pemanggilan terhadap sejumlah perusda yang pasif.

Namun, pihaknya menyoroti tajam kinerja perusda yang terbilang belum optimal.

Baca juga: Pemprov Kaltim Pantau Bahan Pokok Penting di Samarinda, Pastikan Stabilitas Pasokan dan Harga

Pihaknya juga masih enggan membeberkan secara detail perusda apa saja yang mendapat sorotan dan akan segera dievaluasi bahkan 'dibersihkan'.

"Nanti ya. Kita internal dulu," pungkasnya.(*)
 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved