Berita Nasional Terkini
Setelah Minyakita, Kini Viral Beras SPHP Kurang Takaran, Ini Penjelasan Bulog
Wadirut Bulog Marga Taufiq menyebut keberadaan beras merek SPHP 5 kg yang takarannya disunat merupakan barang palsu bukan produksi Bulog.
Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Christoper Desmawangga
"Informasinya sudah kita peroleh dan kita sedang mendalami itu," kata Samsu kepada wartawan di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/3/2025).
Ia memastikan, pihak kepolisian terus mengikuti perkembangan mengenai bahan kebutuhan pokok, terutama dalam tahapan hari besar keagaman nasional (HBKN).
Baca juga: Tak Sesuai Takaran, Minyakita Dilarang Beredar di Kalimantan Timur
Menurutnya, di waktu-waktu yang demikian, potensi terjadinya penyimpangan-penyimpangan produk pangan selalu terjadi.
"(HKBN) sehingga potensi terjadinya penyimpangan-penyimpangan, baik dalam takaran, ukuran, harga, ini selalu terjadi," ungkap Samsu.
Terkait dengan kecurangan takaran beras, Samsu belum menjelaskan lebih rinci terkait lokasi temuan, maupun proses penyelidikannya.
"Kami masih melakukan penyelidikan," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Takaran Beras SPHP 5 Kg Disunat, Wadirut Bulog Sebut Itu Palsu
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240502_para-pekerja-sedang-menata-dan-mengangkut-beras.jpg)