Selasa, 16 Juni 2026

Ramadhan 2025

Merawat Kemabruran Puasa 30 - Dari Religiousness dan Religious Mindedness

Religiousness ketika seseorang merasa dirangkul oleh agamanya. Keseluruhan pandangan hidup dan prilakunya didominasi oleh ajaran formal agama.

Tayang:
Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNNEWS.COM/RISMAWAN
NASARUDDIN UMAR - Foto arsip Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA, Imam Besar Masjid Istiqlal saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (19/5/2023). (TRIBUNNEWS.COM/RISMAWAN) 

Oleh: Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA

RELIGIOUSNESS ketika seseorang merasa dirangkul oleh agamanya. Keseluruhan pandangan hidup dan prilakunya didominasi oleh ajaran formal agama. Seolah-olah ruang, waktu, dan dirinya merupakan satu kesatuan kental dengan ajaran agama.

Sementara di nun jauh di sana (transcendent) ada Tuhan beserta para malaikat mengawasinya dengan ketat.

Ruang dan jendela untuk mengintip dunia nyata sangat terbatas karena dikelilingi dan dipenuhi oleh spektrum ajaran agama.

Di sekitarnya seolah dekelilingi daerah terlarang, sehingga dinamika dan kebebasan berekspresi menjadi kaku karena terlalu banyak rambu-rambu yang berdiri tegak.

Kreativitas dan inisiatifnya sebagai khalifah ditenggelamkan oleh kapasitas dirinya sebagai abid (hamba).

Baca juga: Merawat Kemabruran Puasa 29 - Dari Salam, Islam, dan ke Istislam

Religious minded ketika seseorang merasa merangkul agamanya. Agama bagaikan berada di dalam genggaman, ke manapun ia pergi selalu bersamanya, namun ia tidak merangkul dirinya, melainkan dirinya yang menggenggam agama itu.

Dampaknya, orang akan merasa lebih merdeka dan memiliki hamparan luas dan longgar untuk berekspresi dan berkreasi.

Rambu-rambu pembatas itu tidak berdiri tegak di luar dirinya tetapi melekat di dalam dirinya, sehingga pandangannya luas tanpa terpantul oleh papan-papan perboden keagamaan.

Hidup dan kehidupannya lebih dinamis karena merasa diberikan kebebasan penuh dari ajaran agamanya sendiri.

Pada prinsipnya segala sesuatu boleh selain yang secara khusus dilarang.

Jumlah larangan itu amat sedikit.

Ia merasa  lebih merdeka sebagai khalifah karena sikap perhambaan dirinya kepada Tuhan tidak menghalanginya untuk berkreasi dan berinisiatif.

Baca juga: Merawat Kemabruran Puasa 28 - Dari Sufi Palsu ke Sufi Sejati

Suasana batin religiousness cenderung lebih tertutup dan sesekali mendekati garis keras karena ia memandang hidup ini hitam dan putih.

Artinya kalau bukan putih pasti hitam atau sebaliknya.

Suasana batin ini lebih berpotensi untuk berbenturan satu sama lain karena sudah barang tentu ia harus tegas dan istiqamah terhadap keyakinan agama dianutnya.

Orang lain yang tidak sefaham dirinya cenderung salah, karena ia merasa lebih sesuai dengan teks-teks ajaran agama.

Sementara religious minded cenderung lebih terbuka dan tidak khawatir ke manapun akan pergi apa pun yang akan dikerjakan. Sepanjang tidak melanggar prinsip-prinsip ajaran maka sepanjang itu boleh dilakukan.

Jalan hidup tidak hanya hitam-putih, tetapi ada rona lain yang diperkenankan Tuhan. 

Baca juga: Merawat Kemabruran Puasa 27 - Dari Wirid ke Warid

Dalam konteks kekinian, pola keagamaan religious minded lebih relevan untuk ditegakkan, khususnya agama Islam, yang memberikan otonomi dan kemerdekaan lebih luas kepada manusia.

Semua yang tidak bertentangan dengan Islam itulah Islam, sebagaimana sabda Rasulullah: "Hikmah atau kebajikan ada di mana-mana, di manapun Anda temukan ambillah karena itu milik Islam".

Pola hidup ini akan menampilkan kedamaian, kesejukan, ketenteraman, dan keadilan.

Inilah konsep rahmatan lil 'alamin yang sejati. (*)

IKUTI TULISAN BERSERI HIKMAH RAMADHAN OLEH MENTERI AGAMA DI SINI

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved