Berita Samarinda Terkini
Driver Ojol di Samarinda Kaltim Ini Habiskan Rp1 Juta Perbaiki Motor Usai Isi BBM di SPBU
Ramai masyarakat beberapa daerah Kalimantan Timur (Kaltim) alami kendala pada kendaraannya pasca mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM)
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Hampir dua pekan belakangan menjelang dan pasca Lebaran Idul Fitri, ramai masyarakat beberapa daerah Kalimantan Timur (Kaltim) alami kendala pada kendaraannya pasca mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM)
Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo menjadi jenis BBM yang dikeluhkan.
Fakta yang ditemukan Tribun Kaltim, salah satunya kendaraan roda dua maupun roda empat di Kota Samarinda mengalami mogok dan harus masuk bengkel untuk perbaikan.
Bahkan nilai kerusakan hingga mencapai Rp1 juta lebih
Hal ini diduga kuat setelah pemilik kendaraan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Baca juga: Pengamat Hukum Unmul Sebut Masyarakat bisa Ajukan Gugatan Jika BBM Terbukti Oplosan
Salah satu pengendara ojek online bernama Asfiandi (32) mengatakan, di salah satu SPBU daerah perkotaan Samarinda mengisi BBM jenis Pertamax.
Namun 1 jam kemudian ia merasakan tarikan motor jenis Honda Scoopy miliknya malah berjalan tersendat–sendat.
“Sebelum beli di SPBU sudah sinjal–sinjal dan mogok juga. Nah tadi pagi saya servis motornya di bengkel resmi ternyata banyak motor lain mogok/rusak denga kasus yg sama (diduga BBM campuran/oplosan),” ujarnya, Rabu (2/4/2025).
Montir di bengkel tersebut, lanjut Asfiandi, menguras tangki BBM di motornya, diganti jenis Pertalite.
Pergantian pada part kelistrikan yakni, akhirnya membuat motornya bisa membaik.
“Saya pindah–pindah mengisi BBM. Tapi, dari awal motor ini umur hampir 2 tahun, beli Pertamax terus di SPBU, cuma sekali isi Pertalite waktu kehabisan Pertamax saat touring ke Banjarmasin,” ungkapnya.
Kejanggalan ini pun ia ceritakan, namun tak mengerti mengadu kemana.
Asfiandi berharap, pihak Pertamina bisa memperhatikan lagi soal keluhan konsumen dan memperbaiki tata kelola pada distribusi BBM agar ia dan warga lain tidak mengalami kejadian serupa.
“Banyak juga yang kena sial tadi di bengkel, katanya dgn kasus sama. Jadi mekanik disitu langsung kuras Pertamax semuanya. Saya dukung, biar ada perhatian dari Pertamina. Saya pengennya Pertamina mengecek semua SPBU. Biar nggak ada korban lagi,” tukasnya.
Tak hanya motor, ambulan Puskesmas Sambutan salah satu contoh kendaraan yang mengalami kerusakan dan harus masuk bengkel yang diduga akibat mengisi BBM jenis Pertamax.
| Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Batang Rokok Ilegal dan 2.160 Liter Miras |
|
|---|
| Sering Tambal Jalan Rusak Pakai Uang Sendiri, 4 Ojol di Samarinda Ini Dapat Penghargaan dari Dishub |
|
|---|
| Program Bus Sekolah Samarinda Ditunda, Walikota Andi Harun: APBD Kita Sedang Mode Bertahan |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Dorong Provinsi Ikut Perbaiki Stadion Segiri, Anggaran Terbatas |
|
|---|
| Kampung Narkoba di Samarinda Digerebek Polisi, Beromzet Ratusan Juta dan Dijaga 'Sniper' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250402-motor-rusak.jpg)