Kasus Penganiayaan di Balikpapan Utara
Rekonstruksi Penganiayaan Berujung Tewasnya Petugas Damkar di Balikpapan, Pelaku Peragakan 24 Adegan
Rekonstruksi kasus penganiayaan berujung tewasnya petugas damkar di Balikpapan, pelaku peragakan 24 adegan.
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Polsek Balikpapan Utara bersama jajaran kejaksaan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Kilometer 2,5, tepatnya di parkiran salah satu tempat karaoke keluarga di Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (10/4/2025).
Rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas kronologi kejadian yang menewaskan seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) yang berstatus aparatur sipil negara (ASN)
Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Utara, Iptu Rudyanto Purba, mengatakan bahwa pelaksanaan rekonstruksi berlangsung lancar dan kondusif.
“Hari ini dilaksanakan rekonstruksi terkait kasus pembunuhan yang terjadi di daerah Km 2,5 di salah satu karaoke keluarga. Proses berjalan sesuai SOP dan koordinasi dengan pihak Kejaksaan juga sangat baik,” jelasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: 68 Personel Gabungan Amankan Rekonstruksi Kasus Penganiayaan di Balikpapan Utara
Dalam proses rekonstruksi tersebut, ada 24 adegan yang diperagakan pelaku.
“Adegan ke-15 menjadi titik krusial di mana korban dinyatakan meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku,” ungkap Iptu Rudyanto.
Baca juga: Ponsel Korban jadi Petunjuk Awal Keterlibatan Pelaku Pembunuhan Pekerja Kafe di Balikpapan Utara
Ia juga menjelaskan bahwa motif dari peristiwa ini berawal dari perselisihan antara pelaku dan korban yang diketahui saling mengenal.
“Mereka ini adalah teman. Saat berada di dalam ruang karaoke, terjadi cekcok mulut yang dipicu oleh pengaruh minuman keras,” tambahnya.
Pihak keluarga korban maupun pengunjung yang hadir selama rekonstruksi berlangsung juga menunjukkan sikap kooperatif, sehingga tidak ada gangguan berarti hingga kegiatan berakhir.
“Dari awal hingga selesai, pelaksanaan rekonstruksi berjalan tanpa hambatan,” tegas Iptu Rudyanto.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.