Minggu, 26 April 2026

Berita Kukar Terkini

Konstruksi Jembatan Pendamping Dekat Jembatan Besi Tenggarong Dirancang Tahan 100 Tahun

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) resmi memulai pembangunan jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong di Kukar, Kaltim

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
BANGUN JEMBATAN PENDAMPING - Kepala Dinas PU Kutai Kartanegara, Wiyono saat menjelaskan rancangan proyek jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong, Kukar, Kalimantan Timur. Jembatan pendamping ini memiliki panjang sekitar 30 meter dan akan menggunakan struktur girder sebagai tulang punggungnya. (TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) resmi memulai pembangunan jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong yang menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur strategis kota. 

Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025, dengan masa pengerjaan selama 10 bulan oleh kontraktor asal Aceh.

Jembatan baru tersebut akan dibangun sekitar 100 meter dari posisi Jembatan Besi yang lama.

Secara geografis, jembatan ini akan menghubungkan Jalan Danau Semayang hingga Jalan Monumen Barat. 

Baca juga: Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tepong Tawar, Awali Pembangunan Jembatan Pendamping

Selain itu, konstruksi ini juga menjadi bagian dari integrasi kawasan strategis yang mencakup Jalan Kertanegara, Bundaran Masjid Agung Sultan Sulaiman, hingga Jalan Kartini. 

Kawasan ini dirancang menjadi koridor lalu lintas utama yang mampu meningkatkan efisiensi arus kendaraan dan mendukung konektivitas antarwilayah di Tenggarong.

BANGUN JEMBATAN BARU - Pembangunan jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong dimulai dengan prosesi doa selamat dan tepung tawar, Senin (21/4/2025) pagi. Prosesi adat ini dipimpin langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin. (TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA)
 
BANGUN JEMBATAN PENDAMPING - Pembangunan jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong dimulai dengan prosesi doa selamat dan tepung tawar, Senin (21/4/2025) pagi. Prosesi adat ini dipimpin langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin. (TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA) 

Struktur Kuat dan Tahan Lama

Jembatan pendamping ini memiliki panjang sekitar 30 meter dan akan menggunakan struktur girder sebagai tulang punggungnya. 

Girder adalah balok horizontal besar berbahan besi atau baja yang berfungsi menahan beban lalu lintas dan menyalurkannya ke struktur bawah jembatan. 

Pemanfaatan girder dalam proyek ini dipilih untuk memastikan kekuatan, daya tahan, dan keamanan konstruksi baik untuk kendaraan maupun pejalan kaki.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, menekankan pentingnya mutu dalam pengerjaan proyek ini. Ia menargetkan jembatan ini dapat berfungsi optimal hingga 100 tahun ke depan.

Baca juga: Fender Pelindung Jembatan Mahakam I Samarinda Ditarget Terpasang Akhir Tahun 2025

“Saya sudah sampaikan kepada kontraktor agar pengerjaan dilakukan sesuai ketentuan, selesai tepat waktu, bermutu, dan bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga tidak akan ada temuan,” tegas Wiyono, Senin (21/4/2025).

Sebelumnya, Pemkab Kukar sempat merencanakan rehabilitasi terhadap Jembatan Besi yang telah berdiri sejak era kolonial. 

Namun setelah dilakukan evaluasi dan menerima masukan dari berbagai pihak, rencana tersebut dibatalkan karena belum mempertimbangkan secara menyeluruh dimensi sosial dan historis dari keberadaan jembatan tersebut.

Sebagai gantinya, Pemkab memutuskan membangun jembatan baru sebagai alternatif, sambil tetap mempertahankan Jembatan Besi sebagai situs sejarah. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved