Pelaku Penembakan di Samarinda Ditangkap
Kronologi Penembakan di THM Samarinda, 9 Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
Secara Kronologi kejadian, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan dari sembilan pelaku masing-masing
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus penembakan misterius yang terjadi di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Jalan Imam Bonjol, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu 4 Mei 2025 sekitar pukul 4.30 Wita, kini 9 orang pelaku berhasil ditangkap polisi.
Dalam peristiwa mengakibatkan seorang pengunjung THM berinisial DIP (35), meninggal dunia dikarenakan 5 kali ditembak oleh seorang pelaku dengan mengunakan senpi jenis revolver.
Secara Kronologi kejadian, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan dari sembilan pelaku masing-masing berinisial FA, IJ, LA, UL, SG, SM, AR, WA, dan ED memiliki peranan masing-masing saat mengeksekusi DIP (35).
Hendri Umar, menjelaskan Saat penembakan terjadi di jalan Imama Bonjol, seorang pelaku berinisial FA datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) Crown sekitar pukul 23.00 Wita dengan tujuan memantau situasi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Terjadi Penembakan di Jalan Imam Bonjol Samarinda, Seorang Dikabarkan Tewas
Saat tiba di THM (Crown) tersebut, pelaku berinisial FA melihat istri Target sedang ada di dalam THM Crown tersebut.
Dengan melihat istri target ada di lokasi, FA pun menginfokan kepada WA dan kemudian diteruskan ke 7 orang pelaku lainnya.
Pelaku lain berinisial, UL, SG, AR, LA dan AD yang pada saat itu sedang berada di sekitar (THM MUSE) dengan mengunakan sebuah mobil Wuling warna putih nopol KT 1220 IA.
Pelaku FA dan WA yang berada di thm Crown, terus menginfokan perkembangan tkp kepada tim pendukung lainnya.
Sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, Target pun tiba dilokasi dan langsung masuk ke THM Crown. melihat target ada di THM pun, FA langsung mengabarkan ke WA dan timnya bahwa target sudah di lokasi
Tim lainnya UL, SG, AR, LA dan AD mendapatkan informasi tersebut pun, langsung mengabarkan ke pada seorang pelaku IJ yang pada saat itu sedang berada di rumahnya. IJ, mendapat informasi itu kemudian langsung ke Tkp dengan membawa sebuah senpi jenis revolver.
Baca juga: Terungkap Motif Penembakan di Samarinda, Ternyata Persoalan Narkoba dan Dendam Pribadi
"Sang IJ jalan dari rumahnya naik speda motor warna hitam xmax, namun mereka masih muter-muter di TKP," ucapnya.
Sekitar pukul 04.15 Wita, target pun keluar dari THM, melihat target keluar Salah satu pelaku berinisial FA langsung menginfokan ke W dan kemudian WA memberikan info tersebut ke kawan lainnya.
Saat itu sebilah Komplotan penembakan ini pun berubah peran, FA yang tetap berada di dalam THM pun tetap memantau lokasi.
Kemudian AR yang mengunakan Vespa warna putih berada di depan THM melihat kondisi sekitar THM.
Sedangkan WA dan L mengikuti arah dari sang eksekutor (IJ), Pelaku lain yaitu UL yang mengetahui wajah target berada di depan pintu THM pun langsung memberitahukan target ke sang eksekutor.
| Tak Puas Putusan Hakim, Kejari Samarinda Resmi Banding atas Kasus Penembakan THM |
|
|---|
| Status Hukum Eks Anggota Brimob Kaltim di Kasus Penembakan, Ini Penjelasan Kapolresta Samarinda |
|
|---|
| 'Hukum di Samarinda Lemah', Vonis Terdakwa Pembunuhan di Depan THM Dianggap Terlalu Ringan |
|
|---|
| Penjelasan Hakim dan Jaksa Soal Putusan 10 Terdakwa Penembakan di THM Crown Samarinda |
|
|---|
| Vonis 10 Terdakwa Kasus Pembunuhan di THM Crown Samarinda, Keluarga Korban Minta JPU Banding |
|
|---|