Berita Nasional Terkini
Roy Suryo Ingatkan Jabatan Jokowi Sekarang, Jadi Alasan Persoalkan Ijazah Lagi
Ini alasan Roy Suryo masih mempersoalkan ijazah Jokowi meski Jokowi tak lagi menjabat sebagai kepala negara.
TRIBUNKALTIM.CO -Ini alasan Roy Suryo masih mempersoalkan ijazah Jokowi meski Jokowi tak lagi menjabat sebagai kepala negara.
Pakar telematika Roy Suryo itu mengingatkan jabatan Jokowi sekarang.
Diungkapkan Roy Suryo, Jokowi masih menyandang status sebagai pejabat publik karena mantan wali kota Solo itu kini menjabat sebagai Dewan Pengarah Danantara.
Ya, Jokowi menjadi Dewan Pengarah Danantara bersama mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau dikenal dengan Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis yang mengonsolidasikan dan mengoptimalkan investasi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga: Alasan Jokowi tak Hadir dan Tolak Mediasi Lanjutan, Janji Hadiri Sidang Gugatan Dugaan Ijazah Palsu
Roy menyebut bahwa sebagai pejabat publik, Jokowi seharusnya tidak menghindar dari keterbukaan, melainkan justru merasa bangga atas latar belakang pendidikannya.
"Dia itu sekarang pejabat negara lagi sebagai Dewan Pengarah Danantara. Jadi sebagai Dewan Pengarah Danantara itu pejabat publik.
Pejabat publik itu harus mau, harus bisa," kata Roy Suryo, Rabu (6/5/2025) dalam tayangan Kompas Petang Kompas TV.
Ia membandingkan sikap dirinya yang juga lulusan UGM dan dengan bangga menunjukkan ijazah mereka.
"Dan harusnya bangga. Saya sebagai lulusan UGM apalagi saya punya dua ijazah dari UGM S1, S2. Kami sangat bangga dengan ijazah kami dan kami sangat terbangga-bangga, bukan malah terhina-hina gitu loh," katanya.
Ia menyebut sikap Jokowi yang tidak kunjung menunjukkan ijazahnya sebagai bentuk paradoks.
Hal itu berkaca dengan sikap Jokowi yang menolak menunjukkan ijazah asli saat mediasi di Pengadilan Negeri Surakarta.
"Ini ada pejabat negara, harusnya mau dong itu (ijazah) dibuka, dan kita lihat siang ini Rabu (6/5/2025) sebelumnya bilang mau menunjukkan ijazah ternyata tidak mau di pengadilan," kata Roy Suryo.
Roy juga menyindir inkonsistensi pernyataan Jokowi yang sebelumnya menyatakan bersedia hadir jika dipanggil pengadilan.
"Indonesia pasti mencatat kata-katanya. Saya akan bawa (ijazah) kalau diminta pengadilan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251504_Roy_Suryo_Ijazah_Jokowi.jpg)