Berita Kutim Terkini
DTPHP Kutim Gandeng KNPI Wujudkan Target Optimalisasi Lahan di Kutai Timur Kaltim
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur menargetkan dapat mengoptimalisasi lahan di Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur menargetkan dapat mengoptimalisasi lahan (oplah) pertanian dalam satu tahun seluas 1.200 hektare.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum, bahwa dalam satu tahun ini ada target oplah 1.200 hektare bagi Brigade Pangan yang tersebar di kecamatan.
Di Kutai Timur, terdapat 6 Brigade Pangan yang tersebar di Kecamatan Kaubun, Kecamatan Kombeng, Kecamatan Kaliorang, Kecamatan Bengalon dan Kecamatan Long Masangat.
"Tetapi setiap kecamatan ada yang memiliki kearifan wilayah yang kita tisak bisa mengikis itu, sebagai cintoh teman-teman petani di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng," ujar Dyah, Jumat (9/5/2025).
Baca juga: Mentan Andi Amran Sulaiman Bekali Petani PPU Drone Hingga Traktor Modern
Petani di Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng harus ada tanam padi ladang dalam satu kali selama musim tanam sehingga perlu dikolaborasikan antara padi ladang dengan padi sawah.
Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutim sebagai tenaga yang berpartisipasi untuk menyukseskan target oplah.
Pihaknya menawarkan kepada KNPI Kutim untuk menggarap 100 hektare lahan pertanian yang dimulai dari Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang.
"Nanti selanjutnya akan berjalan, jadi biasanya petani 2 kali musim tanam, yang satu kali musim tanam biar KNPI Kutim yang bergerak, jadi kita bisa tercapai 3 kali musim tanam," terangnya.
Pihaknya telah menyiapkan alat pertanian, bibit hingga pupuk untuk menyukseskan target oplah 3 kali musim tanam.
"Kami siap mendukung kemajuan pertanian padi di kecamatan-kecamatan," pungkasnya. (*)
| Keluhan Sopir Travel di Kutim, Harga Dexlite Rp 24 Ribu, Isi Rp 750 Ribu Tak Sampai Setengah Tangki |
|
|---|
| Bupati Kutim Minta Perusahaan Sawit Bangun Refinery di KEK Maloy |
|
|---|
| Harga Kakao Anjlok, Petani Kutai Timur Terancam Rugi Meski Lahan Luas |
|
|---|
| Dari 33 Ribu ke 8 Ribu, Nasib Jaminan Kesehatan Warga Kutim Kian Terbatas, DPRD Kaltim Buka Suara |
|
|---|
| Pemangkasan BPJS Kesehatan di Kutim, Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan Desak Dikaji Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250509_Pemkab-Kutim-2025.jpg)