Berita Penajam Terikini

Mentan Andi Amran Sulaiman Bekali Petani PPU Drone Hingga Traktor Modern

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman membekali bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUN KALTIM
ALAT BERTANI MODERN - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman turut memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Adapun alat dan mesin yang diberikan yakni sebanyak 174 unit, pada Jumat (9/5/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman membekali bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Sejumlah alsintan yang diberikan itu, merupakan langkah awal untuk memodernisasi sistem pertanian khususnya di PPU.

"Semua alat ini full modernisasi, jadi digunakan sebaik-baiknya," ungkapnya pada Jumat (9/5/2025).

Adapun alat dan mesin yang diberikan yakni sebanyak 174 unit.

Baca juga: Mentan Andi Amran Sulaiman Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penyelewengan Pupuk di PPU Kaltim

Terdiri dari, traktor roda 4 sebanyak 29 unit, traktor roda 2 sebanyak 57 unit, rotavator 15 unit, rice transplanter 17 unit, dan pompa sebanyak  56 unit.

Total nilai dari seluruh alsintan tersebut, yakni mencapai Rp149 miliar.

"Dengan alat itu semua, kita optimis bisa swasembada," sambungnya.

Ia juga menegaskan, petani di PPU tidak boleh lagi bertani dengan cara tradisional.

Baca juga: Mentan Andi Amran Sulaiman Optimis PPU Capai Swasembada Pangan Enam Bulan ke Depan

Misalnya membajak sawah dengan cangkul atau bantuan ternak, serta tanam benih padi dengan cara lama.

Cara itu kata dia, akan menghambat peningkatan produksi pertanian, juga masa panen yang hanya 2 kali dalam setahun.

Penggunaan alat-alat modern, bisa meningkatkan masa panen, hingga 3 kali dalam setahun.

"Saya tidak mau lagi ada petani disini yang menggunakan cara lama, kalau bajak sawah masih membungkuk, semua harus modernisasi," jelasnya.

Baca juga: Mentan Tantang Kaltim Capai Swasembada Pangan 2026, Anggarkan Rp 500 Miliar untuk Percepatan

Terdapat salah satu alat pertanian modern yang coba digunakan pada kunjungan Mentan diarea pertanian Babulu pagi tadi, yakni drone penebar benih padi.

Mirip dengan kamera drone dengan ukuran yang lebih besar, alat ini diyakini mampu mempercepat penanaman padi.

Kecepatan kerjanya, yakni 2,0 kilometer (km) per jam, dengan lebar tanam hingga 30 centimeter (cm). (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved