Selasa, 12 Mei 2026

Berita Kukar Terkini

Bupati Kukar Edi Damansyah Ingatkan Makna Kurban dan Pengorbanan di Momen Idul Adha 2025

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menunaikan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI
KEBERSAMAAN IDUL ADHA - Suasana jemaah menunaikan Sholat Idul Adha 1446 H di Mesjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong. Bupati Kukar Edi Damansyah mengajak seluruh warga untuk merenungkan makna Iduladha sebagai wujud nyata kepedulian dan semangat saling berbagi. (TRIBUNKALTIM.CO/PATRICK VALLERY SIANTURI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menunaikan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, pada Jumat (6/6/2025).

Dalam sambutannya seusai Sholat, Edi mengajak seluruh warga untuk merenungkan makna Idul Adha sebagai wujud nyata kepedulian dan semangat saling berbagi.

“Ibadah kurban merupakan lambang ketaatan kepada Allah SWT yang dilandasi oleh keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjadi simbol solidaritas sosial terhadap sesama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edi menekankan bahwa esensi kurban tidak hanya sebatas pada penyembelihan hewan, namun mencerminkan pengorbanan yang mendalam yakni kesediaan untuk melepaskan hal-hal duniawi demi menggapai keridhaan Ilahi.

“Kurban adalah bentuk pengabdian yang tulus, mengajarkan kita untuk mendahulukan nilai spiritual di atas kepentingan materi,” jelasnya.

Baca juga: Bupati Edi Damansyah Pamit dan Titipkan Harapan untuk Masa Depan Kukar

Ia juga menyinggung pelaksanaan ibadah haji yang sedang berlangsung di Tanah Suci, di mana umat Islam dari seluruh penjuru dunia bersatu menjalankan rukun Islam kelima.

“Momentum haji menunjukkan bahwa ibadah dapat menyatukan umat manusia dari berbagai latar belakang. Ini patut menjadi teladan bagi kita di Indonesia untuk memperkuat rasa persatuan dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa,” katanya.

Edi juga menegaskan bahwa pengorbanan dalam konteks Idul Adha tidak terbatas pada aspek materi, melainkan juga mencakup pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran demi kepentingan bersama.

“Nilai-nilai ini sangat penting untuk menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ketulusan dalam berkorban akan membentuk karakter yang tangguh serta kepekaan sosial dalam proses pembangunan,” tutupnya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved