Berita Balikpapan Terkini

Investor Asing Siap Bangun SPBU di Balikpapan, DPRD Sambut Positif Peluang Persaingan Sehat

DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menyambut positif rencana masuknya investor asing yang akan membuka SPBU di Balikpapan, Kalimantan Timur

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
SPBU ASING - Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono. Dia menyebut investor asing berencana membuka SPBU swasta di Balikpapan sebagai solusi atas krisis BBM. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menyambut positif rencana masuknya investor asing yang akan membuka Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Kehadiran penyedia BBM alternatif ini dinilai dapat menciptakan persaingan sehat dalam sektor distribusi energi di kota minyak.

Sebagaimana diketahui, hanya ada satu penyedia BBM bersubsidi dan nonsubsidi di Balikpapan.

Kondisi tersebut menurutnya telah menimbulkan ketergantungan yang cukup tinggi dan memerlukan pembenahan.

“Kalau ada kompetitor, maka tidak ada monopoli sektor BBM di Balikpapan. Dan di sisi lain, konsumen akan punya pilihan,” ujar Budiono.

Baca juga: DPRD Balikpapan Soroti Pajak Tempat Hiburan Anak, Komisi II Lakukan Sidak Laporan Retribusi

Rencana masuknya SPBU swasta sebagai alternatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas pilihan bagi masyarakat.

Budiono menyebut bahwa penyedia baru alternatif bisa memberikan tekanan positif dalam hal pelayanan dan efisiensi distribusi.

Menurut Budiono, pasar BBM lokal akan lebih sehat bila terdapat beberapa pemain yang bersaing secara adil.

Meskipun mendukung, Budiono menegaskan pentingnya prosedur yang ketat bagi investor asing.

Ia menyebutkan bahwa analisis dampak lingkungan (Amdal) dan kesiapan lahan adalah hal mutlak yang harus dipenuhi sebelum beroperasi.

Baca juga: Meski Tengah Menunaikan Haji, Wali Kota Balikpapan Bagikan Ribuan Paket Sapi Kurban ke Warga

Pihaknya juga berharap agar SPBU baru dapat menjangkau wilayah-wilayah yang belum maksimal dalam distribusi BBM, serta beroperasi dengan standar layanan tinggi, seperti jam layanan 24 jam.

Dengan terbukanya peluang persaingan, Budiono percaya bahwa konsumen di Balikpapan akan menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam jangka panjang.

“Kalau saingannya ada, kualitas pelayanan akan ikut meningkat. Ini akan sangat menguntungkan masyarakat dan pelaku usaha transportasi,” tandasnya. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved