Kamis, 7 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Update Perang Iran vs Israel Terbaru 2025, Kemlu Evakuasi 101 WNI Lewat Jalur Darat

Update perang Iran vs Israel terbaru 2025, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengevakuasi 101 WNI lewat jalur darat.

Tayang:
Editor: Doan Pardede
(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
EVAKUASI WNI - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan, evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Iran menggunakan jalur darat, mengingat pesawat tidak bisa melintasi Iran. Keterangan ini disampaikannya kepada awak media di St. Petersburg, Rusia, Rabu (18/6/2025).(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden) 

Dia berharap dukungan dan doa dari semua pihak agar proses evakuasi bisa berjalan dengan lancar, dan situasi konflik ini segera mereda.

"Ada keinginan dan kebijaksanaan untuk bisa membawa ketegangan konflik ini ke meja perundingan," lanjut dia.

Untuk diketahui, konflik antara Iran dan Israel yang tengah memanas memicu kekhawatiran internasional terhadap potensi eskalasi di Timur Tengah. Konflik ini dipicu oleh serangan Israel pada Jumat (13/6/2025) yang menyasar perumahan hingga fasilitas nuklir Iran.

Membalas Israel, Iran kemudian melakukan serangan balasan pada Sabtu (14/6/2025) yang merusak fasilitas ekonomi Israel.

Kemenperin Ingatkan Industri Bersiap Hadapi Dampak Perang Iran - Israel

Kondisi geo-politik dunia kembali memanas, imbas konflik militer antara Iran vs Israel.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengingatkan dampak konflik yang bisa memicu gangguan signifikan di pasar global, tak terkecuali bagi sektor manufaktur.

Indonesia rentan terhadap gejolak harga energi dan pangan dunia, serta gangguan rantai pasok bahan baku.

Kemenperin mengingatkan tantangan yang dihadapi industri meliputi risiko kenaikan biaya produksi, peningkatan biaya logistik dan pelemahan permintaan ekspor. 

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan pentingnya memitigasi risiko dampak perang Iran-Israel pada industri.

Terutama ketergantungan industri dalam negeri pada energi impor sebagai bahan baku maupun komponen input produksi.

Selain itu, mitigasi dibutuhkan mengantisipasi gangguan pada rantai pasok global terutama pada rantai pasok bahan baku industri.

Sebab, jalur logistik bahan baku dan produk ekspor industri melewati timur tengah yang sedang dilanda konflik terbuka.

Menperin juga mengingatkan industri manufaktur agar memitigasi dampak perang Iran-Israel terhadap gejolak nilai tukar mata uang, yang berakibat terhadap inflasi harga input produksi dan penurunan daya saing ekspor produk industri.

Adapun, dampak langsung konflik Iran-Israel paling terlihat di pasar energi.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved