Minggu, 12 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Akses Air Bersih di Samarinda Kaltim Diperluas, Ini Titik Pembangunan IPA Baru

Perumdam Tirta Kencana Samarinda terus memperkuat komitmennya untuk memperluas jangkauan layanan air bersih di Kota Tepian, Kalimantan Timur.

TRIBUN KALTIM
LAYANAN AIR BERSIH - Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana, Nor Wahid Hasyim. Perumdam Tirta Kencana Samarinda terus memperkuat komitmennya untuk memperluas jangkauan layanan air bersih di Kota Tepian. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Perumdam Tirta Kencana Samarinda terus memperkuat komitmennya untuk memperluas jangkauan layanan air bersih di Kota Tepian, Kalimantan Timur.

Sejumlah wilayah baru akan menjadi prioritas pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), termasuk kawasan Bendang, Gunung Lingai, Sungai Kapih, dan Loa Buah.

Langkah ini merupakan respons langsung atas tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih yang merata dan berkualitas.

Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana, Nor Wahid Hasyim, menyatakan pihaknya tengah mengakselerasi pembangunan infrastruktur, termasuk pemasangan jaringan pipa sekunder dan pembangunan IPA baru.

Baca juga: Layanan Air Bersih Harus Prima, Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri Desak Perumdam Lakukan Transformasi

“Tetap diupayakan sesuai dengan progres dan target kita. Memang kami juga diminta untuk meningkatkan pelayanan. Karenanya ada beberapa IPA yang akan dibangun kembali melalui dana pribadi, Perumdam, maupun lewat bantuan-bantuan,” jelas Wahid, Senin (23/6/2025), usai apel pagi yang dipimpin Wakil Walikota Samarinda Saefuddin Zuhri di kantor Perumdam.

Ia mengakui masih banyak masyarakat yang belum terjangkau layanan air bersih, namun optimis hal tersebut dapat diatasi melalui pembangunan bertahap dan berbagai skema pendanaan.

“Alhamdulillah mudah-mudahan tahun ini dan tahun depan IPA bertambah sehingga pelayanan juga bisa kita tambah juga. Semua lokasi juga termasuk kita upayakan juga nanti di Loa Buah,” tambahnya.

Wahid juga menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi untuk meminimalkan gangguan distribusi air yang sering terjadi akibat proyek drainase atau infrastruktur lainnya.

Baca juga: Walikota Tetapkan Lahan Perumdam Tirta Kencana di Samarinda Seberang untuk Insinerator

“Selama koordinasi jalan saja, Insyaallah kalaupun ada gangguan gak akan lama,” ujarnya.

Tahun ini, Perumdam menargetkan penambahan pelanggan baru sebanyak mungkin.

Namun, tantangan terbesar terletak pada belum tersedianya sumber air atau jaringan pendukung di kawasan permukiman baru.

Untuk itu, sejumlah skema pengembangan layanan akan diterapkan, seperti pola mandiri, bantuan, hingga subsidi.

Baca juga: Kejar Target 100 Persen Akses Air Bersih 2029 di Samarinda, Perumdam Tirta Kencana Akan Bangun 3 IPA

“Target pemasangan pelanggan baru tahun ini sebanyak-banyaknya yang bisa kita layani. Kendalanya biasanya kan belum ada sumber. Ada beberapa pola yang bisa kita terapkan seperti pola mandiri, atau pola bantuan, atau pola subsidi,” ungkap Wahid.

Skema mandiri akan diterapkan di daerah dengan daya dukung ekonomi yang mencukupi, sementara daerah pinggiran atau permukiman padat akan diusulkan mendapatkan bantuan dari pemerintah kota dan provinsi.

Terakhir, Wahid menegaskan bahwa Perumdam Tirta Kencana berkomitmen membangun sistem layanan air bersih yang inklusif dan berkelanjutan, dengan cakupan pembangunan tidak hanya difokuskan di wilayah utara.

“Yang belum terjangkau kita upayakan pemasangan pipa sekunder dan sebagainya. Tidak hanya di wilayah utara tapi ada di beberapa titik lainnya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved