Rabu, 15 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Layanan Air Bersih Harus Prima, Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri Desak Perumdam Lakukan Transformasi

Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa transformasi Perumdam Tirta Kencana merupakan kunci meningkatkan kualitas layanan air.

TRIBUN KALTIM
TRANSFORMASI BUDAYA KERJA - Wakil WaliKota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa transformasi budaya kerja dan manajemen internal Perumdam Tirta Kencana merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Samarinda. Hal ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di kantor pusat Perumdam Tirta Kencana, Senin (23/6/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa transformasi budaya kerja dan manajemen internal Perumdam Tirta Kencana merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di kantor pusat Perumdam Tirta Kencana, Senin (23/6/2025).

Saefuddin menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kinerja di tubuh perusahaan daerah tersebut.

Ia menekankan bahwa Perumdam tidak sekadar entitas bisnis, melainkan institusi pelayanan publik yang memikul tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Baca juga: Walikota Tetapkan Lahan Perumdam Tirta Kencana di Samarinda Seberang untuk Insinerator

“Kita harapkan perusahaan ini selain bisa mandiri, juga disiplin dalam arti kinerjanya, waktu, semua yang kita laksanakan termasuk pelayanan masyarakatnya, itu yang harus kita tingkatkan,” tegasnya.

Menurutnya, keberlanjutan perusahaan berbasis layanan publik sangat bergantung pada tingkat kepuasan pelanggan.

Profesionalitas dan konsistensi pelayanan menjadi kunci untuk membangun kepercayaan dan citra positif di tengah masyarakat.

“Karena perusahaan ini adalah perusahaan jasa untuk melayani masyarakat. Kalau masyarakatnya nantinya menilai kurang baik, nanti kurang prima. Tapi kalau pelayanan baik, masyarakat senang membeli air walaupun nilainya ada kenaikan, apalagi jika pelayanannya bagus. Harapan kita itu dan semoga harapannya ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.

Baca juga: Perumdam Tirta Kencana Samarinda Siap Punya AMDK Sendiri, Target Produksi Sebelum Akhir Tahun

Namun demikian, Saefuddin juga mengakui masih banyak catatan kritis dari masyarakat, terutama menyangkut kualitas air yang belum optimal dan keterbatasan dalam pemasangan sambungan baru.

“Kita harus maklumi juga bahwa kadang-kadang kurang bagus kualitasnya, kurang jernih, dan yang paling banyak dikeluhkan adalah belum bisa memasang. Tapi masyarakat juga harus mengerti karena air yang dijual juga belum cukup kalau belum step by step,” jelasnya.

Ia menilai bahwa tantangan ini merupakan dampak dari keterbatasan infrastruktur yang masih dalam proses perbaikan dan pengembangan bertahap.

Di tengah keterbatasan tersebut, Saefuddin mendorong sinergi yang lebih kuat antara Perumdam dan Pemkot Samarinda guna mencari solusi jangka panjang yang terukur.

Baca juga: Kejar Target 100 Persen Akses Air Bersih 2029 di Samarinda, Perumdam Tirta Kencana Akan Bangun 3 IPA

Ia berharap perusahaan tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga ikut berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan pegawai.

“Maka dari itu, perusahaan daerah dengan Pemkot untuk berusaha agar pelayanan itu agar lebih baik lagi dan maju, sehingga profit dan PAD bagus, karyawannya sejahtera, dan kita semua bisa senyum-senyum,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved