Berita Penajam Terkini
54 Koperasi Merah Putih di Penajam Paser Utara Kaltim Terbentuk, Pengurus Ditentukan via Musyawarah
Koperasi Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur sudah terbentuk. Pengurus ditentukan via musyawarah
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Koperasi Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur sudah terbentuk.
Jumlahnya sebanyak 54 unit, tersebar di masing-masing desa dan kelurahan se-Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kepala Dinas Perdagangan PPU, Margono Hadi Sutanto mengatakan bahwa proses pembentukannya sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu.
"Sudah 100 persen dan sudah terbentuk semuanya, itu totalnya ada 54," ungkapnya kepada TribunKaltim.co Rabu (25/6/2025).
Baca juga: Pemkab Dorong Koperasi Merah Putih di Mahulu Jual Sembako dengan Harga Murah, Jaga Stabilitas Harga
Pengurus atau pengelola koperasi tersebut, ditentukan lewat musyawarah desa atau kelurahan.
Sedangkan jenis usaha yang akan dijalankan, hingga saat ini belum ditentukan.
Kata Margono, hal itu harus berdasarkan potensi yang dimiliki masing-masing desa atau kelurahan.
Jika pengurus merasa telah memiliki satu jenis usaha yang dianggap cocok, tim dari Dinas Perdagangan akan turun melakukan verifikasi.
"Pembentukan kelembagaannya dulu, setelah itu baru bicara analisis usaha apa, disetiap desa kan beda-beda, usahanya sesuai dengan permasalahan yang ada di desa," jelasnya.
Baca juga: Koperasi Merah Putih di Mangkupalas Samarinda Fokus Suplai Gas, Sembako, dan Daging Beku
Setelah penentuan jenis usaha, pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran, untuk dikelola di koperasi tersebut.
Besaran anggaran pun berbeda-beda, tergantung jenis usaha yang akan dijalankan nantinya.
Kata Margono, kisarannya yang paling banyak bahkan bisa mencapai Rp3 miliar untuk satu desa atau kelurahan.
"Bantuan modal akan diberikan pemerintah pusat, tapi berdasarkan kebutuhan bisnisnya, jadi akan di analisis dulu," ujarnya.
Ditargetkan, seluruh koperasi yang telah terbentuk itu sudah melaunching jenis usahanya pada September atau Oktober 2025 mendatang.
Sehingga, koperasi juga akan segera beroperasi di wilayah masing-masing.
"Target operasi September atau Oktober sudah ada launching bisnisnya," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.