Berita Internasional Terkini
Donald Trump Emosi Dengar Pidato Ali Khamenei, Tidak Jadi Cabut Sanksi ke Iran
Presiden AS, Donald Trump emosi usai mengetahui isi pidato Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Imbasnya ia tidak jadi cabut sanksi ke Iran.
Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Briandena Silvania Sestiani
Trump kemudian memberi peringatan keras kepada para pemimpin Iran untuk "sadar diri" akan situasi negaranya.
"Iran harus kembali ke alur tatanan dunia, atau situasinya hanya akan semakin memburuk bagi mereka," tegas Trump.
"Mereka selalu marah, bermusuhan, dan tidak bahagia, lihatlah apa yang mereka dapat: Negara yang hangus, hancur, tanpa masa depan, militer yang terkuras, ekonomi buruk, dan kematian di mana-mana," lanjut Trump.
"Mereka tidak memiliki harapan, dan akan semakin buruk! Saya berharap para pemimpin Iran menyadari bahwa seringkali Anda mendapat lebih banyak dengan madu daripada dengan cuka," pungkas Presiden AS tersebut.
Baca juga: Donald Trump Emosi, Tak Percaya Gagal Hancurkan Nuklir Iran, Intel AS Sebut Cuma Rusak Pintu Masuk
Isi Pidato Ali Khamenei
Berikut ini adalah isi lengkap pidato Ali Khamenei yang membuat Donald Trump geram:
Pertama-tama, saya ingin mengenang para syuhada yang sangat berharga dariperistiwa terkini.
Para panglima yang syahid, para ilmuwan yang syahid—yang sungguh sangat berharga bagi Republik Islam dan mengabdi kepadanya hari ini. Insya Allah menerima pahala atas jasa-jasa mereka yang luar biasa di hadapan Yang Maha Kuasa.
Saya merasa perlu untuk mengucapkan selamat kepada negara besar Iran.
Ada beberapa ucapan selamat yang perlu disampaikan:
Pertama, selamat atas kemenangan atas rezim Zionis.
Terlepas dari semua kegaduhan dan klaim mereka, rezim Zionis hampir bertekuk lutut dan hancur di bawah hantaman Republik Islam.
Pikiran bahwa serangan semacam itu dapat dilakukan oleh Republik Islam sama sekali tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka namun itu terjadi.
Kita bersyukur kepada Tuhan, yang telah membantu angkatan bersenjata kita, memungkinkan mereka (militer Iran) untuk menembus pertahanan berlapis-lapis yang canggih dan menghancurkan banyak wilayah perkotaan dan militer mereka di bawah kekuatan rudal kita dan serangan kuat persenjataan canggih kita.
Ini adalah salah satu berkah ilahi yang terbesar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250624_Donald-Trump.jpg)