Berita Bontang Terkini
Seragam Sekolah Gratis di Bontang Kaltim Mulai Disalurkan Bulan Ini
Jelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kota Bontang memastikan program seragam sekolah gratis segera disalurkan kepada peserta didik baru.
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Jelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timur memastikan program seragam sekolah gratis segera disalurkan kepada peserta didik baru di seluruh SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparudin, menegaskan pendistribusian seragam ditargetkan mulai 14 Juli 2025 mendatang, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah.
“Program ini hanya untuk siswa baru, yaitu kelas 1 SD dan kelas 7 SMP. Kalau yang lainnya kan masih bisa memakai seragam sebelumnya,” ujar Saparudin saat dihubungi, Selasa (1/7/2025).
Total anggaran yang digelontorkan Pemkot Bontang mencapai Rp11,5 miliar.
Baca juga: Seragam Gratis di Bontang akan Mulai Dibagikan 100 Kerja Neni Moerniaeni, Libatkan Penjahit Lokal
Dari jumlah itu, Rp7,7 miliar dialokasikan untuk sekitar 20 ribu siswa SD, sedangkan Rp3,8 miliar diperuntukkan bagi sekitar 900-an siswa SMP.
Menurut Saparudin, saat ini proses sedang memasuki tahap pengukuran dan penjahitan seragam.
Pemerintah melibatkan 590 penjahit lokal agar pengerjaan bisa lebih cepat.
Nantinya, setiap sekolah akan ditangani oleh satu penjahit.
Saparudin juga mengingatkan pihak sekolah agar tidak mewajibkan siswa membeli seragam lain sebelum distribusi program pemerintah selesai.
Baca juga: DPRD Dorong Seragam Gratis di Balikpapan Tetap Dilanjutkan
Ia menegaskan, jika terjadi keterlambatan distribusi, hal itu tidak akan mengganggu proses belajar mengajar karena masih dalam masa MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).
“Target kami selesai tanggal 14 Juli. Tapi kalaupun terlambat sedikit, tetap tidak masalah karena anak-anak masih dalam masa MPLS. Sekolah jangan memaksa siswa membeli seragam lain karena ini sudah kami siapkan,” pungkasnya. (*)
| Walikota Neni Moerniaeni Akui JKN Bontang Masih Ditanggung Pemprov Kaltim, Dijamin Aman |
|
|---|
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
| Pemkot Bontang Alami Defisit Anggaran Rp150 Miliar, Banyak Program Dicoret |
|
|---|
| Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Eks Plt Kadishub Bontang Berlanjut ke Pembuktian |
|
|---|
| Mantan Honorer Diskop-UKMPP Bontang Jadi Tersangka Proyek Fiktif, Korban Dua Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250305-Sekolah-di-bontang.jpg)