Berita Balikpapan Terkini

SPMB Balikpapan 2025, Daya Tampung Sekolah Naik, Wakil Ketua DPRD Pastikan Tak Ada 'Jalur Titipan'

Proses penerimaan siswa baru atau SPMB di Balikpapan tahun 2025 berjalan tanpa melalui jalur 'titipan'. 

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
TANPA TITIPAN - Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono. Menurutnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Balikpapan 2025 dipastikan berlangsung tanpa praktik titipan siswa. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Proses penerimaan siswa baru di Balikpapan tahun 2025 berjalan tanpa melalui jalur 'titipan'. 

Penambahan daya tampung melalui pembangunan sekolah baru dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono, menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima aduan dalam bentuk titipan siswa dalam proses Sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2025.

Dia mengantisipasi adanya orang tua yang ingin menitipkan anaknya ke sekolah negeri melalui jalur khusus.

“Jangan dong, aduannya jangan menitipkan anak. Kalau menitip, itu bukan aduan,” tegas Budiono.

Baca juga: Hari Pertama SPMB 2025 di Balikpapan Kaltim, Orang Tua Bingung Jalur Pendaftaran Domisili Prioritas

Menurut dia, orangtua bisa mengadu ke DPRD Balikpapan jika menemui kendala teknis dalam proses pendaftaran.

Misalnya, tidak bisa masuk server atau dokumen kependudukan yang belum sesuai.

"Itu bisa diadukan," imbuh Budiono.

Hingga saat ini, lanjut dia, DPRD belum menerima laporan atau orangtua yang datang untuk minta dimasukkan ke sekolah tertentu.

Menurut Budiono, hal ini menunjukkan bahwa kapasitas daya tampung sekolah di Balikpapan sudah mulai membaik.

Baca juga: SMPN 27 Balikpapan Perdana Buka Pendaftaran SPMB, Kuota Terbatas Hanya 128 Siswa

Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah telah membangun tiga sekolah baru, masing-masing dengan kapasitas sekitar 10 kelas dan 36 siswa per kelas.

Dikatakan Budiono, total daya tampung mencapai hampir 1.000 siswa tambahan.

Meski demikian, dia mengakui, kebutuhan sekolah baru masih dianggap mendesak.

DPRD mencatat bahwa pembangunan dua sekolah tambahan di Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur akan dimulai tahun depan.

Kedua sekolah tersebut akan mengusung konsep terpadu SD-SMP untuk mempercepat penyerapan siswa.

“Dengan dibukanya sekolah baru dan penambahan rombel sampai 28 per sekolah, banyak siswa yang sudah terakomodir tahun ini,” pungkas Budiono. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved