Berita Bontang Terkini

Hangat dan Ramah, Momen SDN 009 Bontang Selatan Bimbing Siswa Kelas 1 Jalani MPLS Tanpa Tekanan

Momen MPLS bagi SD 009 Bontang Selatan dijalani merupakan dunia yang unik bagi siswa baru di tahun ajaran baru 2025/2026

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
HARI PERTAMA SEKOLAH - SDN 009 Bontang Selatan memulai MPLS, Senin (14/7/2025). 96 siswa baru diberikan pendampingan, dikumpulkan di lapangan, masa MPLS akan dimanfaatkan untuk mengenal lingkungan sekolah, guru dan teman. (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Momen MPLS bagi SDN 009 Bontang Selatan dijalani merupakan dunia yang unik bagi siswa baru di tahun ajaran baru 2025/2026.

Dunia sekolah adalah dunia baru bagi siswa kelas 1. Tidak semua anak datang dengan senyum percaya diri. Banyak pula yang gugup, bingung, atau hanya diam tanpa tahu harus apa.

Di tengah transisi besar itulah, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi penentu awal, apakah siswa akan merasa nyaman atau justru terasing sejak hari pertama.

Kesadaran ini yang coba dijalankan SDN 009 Bontang Selatan sejak hari pertama masuk sekolah, Senin (14/7/2025). 

Sekolah tersebut tak hanya menggelar MPLS sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan, tapi juga membangun pendekatan yang hangat, terutama bagi siswa kelas 1 yang masih sangat bergantung pada orang tua.

Baca juga: Momen Hari Pertama Sekolah di SDN 009 Bontang, Orang Tua Tertahan di Luar, Anak Mulai Langkah Baru

“Anak-anak kelas 1 ini seperti memulai hidup di dunia baru. Maka pendekatannya pun harus berbeda,” kata Kepala SDN 009 Bontang Selatan, Salihuddin, kepada Tribunkaltim.co.

Menurutnya, MPLS tahun ini dijalankan selama lima hari, dari Senin hingga Jumat.

Kegiatan meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, program pembelajaran, hingga perkenalan dengan guru dan staf sekolah. Semua dilakukan dalam suasana menyenangkan agar siswa tak merasa tertekan.

“Apalagi kelas 1. Kami mulai dari komunikasi dasar dulu. Kami petakan karakter masing-masing anak, baru pendekatannya kami sesuaikan,” jelasnya.

Orang tua juga dilibatkan secara aktif. Di hari-hari awal, mereka diperbolehkan mendampingi anak, setidaknya hingga upacara pagi selesai. Sekolah bahkan telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan orang tua siswa untuk menyampaikan visi-misi serta kerja sama dalam pola belajar ke depan.

“Termasuk menyampaikan program wajib belajar 19.21, dan bagaimana kita bisa selaraskan pendekatan belajar dari rumah dan sekolah,” katanya.

Untuk tahun ajaran ini, SDN 009 Bontang Selatan membuka tiga rombongan belajar untuk kelas 1, dengan total siswa baru sebanyak 96 orang. Setiap kelas menampung 32 siswa, sesuai dengan daya tampung ideal.

Tak kalah penting, Salihuddin memastikan MPLS berjalan tanpa celah kekerasan atau praktik perploncoan.

Seluruh guru telah dibekali pelatihan dua hari sebelum kegiatan dimulai, dengan fokus mitigasi risiko dalam mendidik.

“Setiap guru saling mengingatkan batas pendekatan. Kami juga bekerja sama dengan KPAI, yang ikut memantau langsung selama MPLS berlangsung,” tegasnya.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pendidikan ramah anak yang saat ini terus dikembangkan di Bontang. Bagi SDN 009 Bontang Selatan. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved