Kecelakaan Maut di Balikpapan

Kronologi Kecelakaan Maut di KM 13 Kariangau Balikpapan yang Buat Sopir Truk Tewas di Tempat

Kronologi kecelakaan lalu lintas di KM 13, akses jalan Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (15/7/2025) pagi.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
HANTAM TRONTON - TKP kecelakaan melibatkan truk bermuatan semen berwarna putih dengan nomor polisi KT 8320 NE yang menghantam bagian belakang truk tronton berwarna merah dengan nomor polisi L 9879 UX, Selasa (15/07). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kronologi kecelakaan lalu lintas di KM 13, akses jalan Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (15/7/2025) pagi.

Kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa di Kota Balikpapan.

Seorang sopir truk Isuzu Elf meninggal dunia setelah kendaraannya menabrak bagian belakang truk tangki di dekat Batching Plant Total Beton, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, 

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.30 WITA, melibatkan dua kendaraan.

Truk Isuzu Elf warna putih nopol KT 8320 NE, dikemudikan oleh PS (43), warga Graha Indah, Balikpapan Utara.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di KM 13 Balikpapan, Truk Muat Semen Tabrak Tronton, Sopir Tewas

Dan, Truk UD R10 warna merah nopol L 9879 UX, dikemudikan oleh ES (48), asal Blitar, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan saksi Ari Santoso (32), kejadian bermula saat truk Isuzu Elf bermuatan semen melaju dari arah Pelabuhan Kariangau menuju SPBU KM 13.

Saat melintas di jalan menurun dan licin, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha melewati truk tangki yang sedang berjalan perlahan di lajur kanan.

Namun nahas, sopir PS kehilangan kendali.

Baca juga: Kecelakaan Maut di KM 13 Kariangau Balikpapan, Tim SAR Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit di Kabin

Ia berusaha membanting setir ke kiri, namun malah menabrak bagian belakang truk merah yang sedang parkir menunggu antrean solar di pinggir kiri jalan, tepat di depan Batching Plant.

Akibat benturan keras tersebut, PS meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi terjepit di dalam kabin truk.

Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan, karena sopir tidak menjaga jarak aman dan melaju terlalu cepat pada kondisi jalan menurun dan licin.

Baca juga: Viral! Kecelakaan di KM 13 Balikpapan Tewaskan Sopir Truk, Antrean Solar Ikut Jadi Sorotan

“Kecelakaan disebabkan oleh pengemudi kendaraan R6 Isuzu Elf yang tidak menjaga jarak aman, serta melaju dalam kecepatan tinggi di jalan yang menurun dan basah,"  jelas Kompol M.D. Djauhari.

"Kendaraan juga bermuatan berat, sehingga saat membanting setir ke kiri malah kehilangan kendali dan menabrak truk di sisi jalan,” sambungnya.

Kerugian materiil dalam kejadian ini diperkirakan mencapai Rp35 juta.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi kendaraan besar untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur-jalur menurun dan menghindari kecepatan tinggi, apalagi saat cuaca tidak mendukung. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved