Berita Samarinda Terkini
Ruang Kelas Rusak, SMP Negeri 13 Samarinda Harapkan Bantuan Pemerintah
Dibalik menjadi favorit warga Lempake, SMP Negeri 13 Samarinda mengalami rusak di beberapa ruang kelas yang dinilai cukup serius.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Amelia Mutia Rachmah
"Makanya kita up lagi. Mau gak mau kita maksimalkan jadi 34 itu per ruang," ucapnya.
Selain persoalan ruang kelas, kondisi lapangan sekolah juga menjadi perhatian. Lapangan yang masih berupa tanah akan menimbulkan debu saat kemarau dan menjadi becek ketika hujan. Hal ini menyulitkan pelaksanaan kegiatan olahraga maupun aktivitas luar kelas lainnya.
"Kemudian lapangan, harapan kami lapangan ini bisa kami semenisasi," tambah Suhadiyono.
Tidak hanya itu, setiap kali banjir melanda, siswa dan guru harus bergotong royong membersihkan ruang kelas dari lumpur dan pasir. Namun, jika kondisinya terlalu parah, pihak sekolah harus meminta bantuan dari petugas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan.
"Kadang-kadang juga kami panggil dari pemadam. Kita bantu untuk semprot itu. Karna sudah lengket itu kan nggak bisa. Harus pakai mesin," terangnya. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
| Tim Irjen Kemendagri ke Kaltim, Momentum Evaluasi Terhadap Kinerja Perangkat Daerah |
|
|---|
| Kondisi Terkini Pasokan Air PDAM Samarinda di Tengah Ancaman Kemarau Panjang |
|
|---|
| Antisipasi Kemarau, PDAM Samarinda Minta Warga Bijak Pakai Air |
|
|---|
| Prof Khojir jadi Guru Besar UINSI Samarinda ke 17, Pesantren jadi Laboratorium Multikulturalisme |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250715_SMP_Negeri_13_Samarinda_rusak_foto2.jpg)