Berita Samarinda Terpadu
Disdikbud Samarinda Awasi Ketat Tata Kelola dan Kualitas Guru Sekolah Terpadu
Sekolah Terpadu Samarinda tak hanya berfokus pada fisik bangunan, melainkan juga menyentuh aspek mutu, karakter, dan tata kelola pendidikan.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, menegaskan bahwa pembangunan dan pengelolaan Sekolah Terpadu Samarinda di kawasan Loa Bakung tak hanya berfokus pada fisik bangunan, melainkan juga menyentuh aspek mutu, karakter, dan tata kelola pendidikan berstandar tinggi.
Hal ini disampaikan usai dirinya mendampingi Walikota Samarinda Andi Harun meninjau langsung progres penyelesaian sekolah yang kini memasuki tahap akhir pembangunan, Kamis (24/7).
Asli menyampaikan bahwa Walikota Samarinda Andi Harun, telah memberikan sejumlah arahan untuk menyempurnakan detail-detail minor yang masih ditemukan di lapangan.
Beberapa koreksi yang menjadi perhatian walikota, antara lain terkait kebersihan sisa-sisa pekerjaan konstruksi seperti bekas cat dan batu di area taman, kerapian pemasangan paving block, hingga penataan lapangan upacara.
Baca juga: Walikota Andi Harun Beri Nilai 9,7 untuk Sekolah Terpadu Samarinda, Siap Cetak Generasi Emas
“Beliau kepengen setiap pojok memang kelihatan didesain bagus. Misal ada rumput yang ditanam hanya saja masih ada batu-batu dan itu masih dikoreksi oleh beliau untuk diperbaiki,” terang Asli.
Ia menambahkan, masukan dari wali kota akan ditindaklanjuti hingga akhir masa kontrak dengan optimal.
Hal ini penting mengingat Sekolah Terpadu ini merupakan salah satu proyek pendidikan terbesar di Samarinda.
“Termasuk kerapian pemasangan paving, termasuk juga untuk lapangan upacara. Akan kita lihat lagi dengan desain yang awal,” ujarnya.
Baca juga: SPMB 2025 Samarinda tak Lagi Pakai Nilai Rapor, Sekolah Terpadu Terapkan Tes Akademik
Terkait pengawasan tenaga pendidikan (tendik), Asli menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara reguler oleh tim internal Disdikbud Samarinda, yang bekerja secara kolaboratif dengan berbagai pihak, termasuk mitra pendidikan dari luar.
“Saya kira sesuai regulasi yang ada, teman-teman sudah aktif. Istilahnya kan ada tiga yaitu kolaborasi, kebersamaan, termasuk masukan-masukan dari pihak luar. Karena kita didampingi juga oleh Grup Mentari supaya sekolah ini betul-betul kelihatan mutunya,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa penguatan karakter dan perilaku siswa menjadi fokus utama, sebagaimana yang disampaikan Walikota Samarinda Andi Harun dalam arahannya.
Tidak hanya unggul secara akademik, siswa di sekolah ini diharapkan juga memiliki etika dan budi pekerti yang luhur.
Baca juga: DPRD Samarinda Ingatkan Sekolah Terpadu Unggulan tak Terpinggirkan Sekolah Lain
“Termasuk yang disampaikan Pak Wali, tidak hanya cerdas akademisnya saja tapi attitude-nya juga perlu dijaga. Ini keinginan dan cita-cita kita semua,” sambung Asli.
Dalam hal proses belajar mengajar, Asli memastikan kegiatan sudah berjalan dan mengikuti petunjuk teknis yang berlaku secara nasional.
Namun, sekolah ini akan memperkuat pembelajaran di bidang bahasa asing dan karakter siswa, termasuk potensi penguatan dalam bahasa Mandarin.
| Dugaan Keterlibatan China Menguat, Iran Gunakan Satelit untuk Intai dan Serang Pangkalan AS |
|
|---|
| Rekam Jejak Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI yang Ditangkap Kejagung |
|
|---|
| Resmi Dibuka! Lowongan Kerja 30 Ribu Manajer Koperasi Desa 2026, Minimal D3, Daftar sampai 24 April |
|
|---|
| Link dan Cara Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Pendaftaran Ditutup 24 April 2026 |
|
|---|
| Usai Sudewo Kena OTT, Kini Pejabat Pati Viral Main HP saat Sosialisasi KPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/24072025-Sekolah-Terpadu-Samarinda-di-kawasan-Loa-Bakung.jpg)