Rabu, 29 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Ekspor Lesu, Pemprov Kaltim Dorong Hilirisasi Batubara dan Buka Pasar ke Timur Tengah

Tren batubara menurun membuat Pemprov Kaltim bersama pengusaha batubara berupaya melakukan langkah di sektor hulu dan hilir.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
EKSPOR BATUBARA - Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Arief Murdiyatno. Tren batubara menurun membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama pengusaha batubara berupaya melakukan langkah di sektor hulu dan hilir agar industri ini tetap memiliki daya saing di tengah kondisi global yang penuh tantangan.(TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tren batubara menurun membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama pengusaha batubara berupaya melakukan langkah di sektor hulu dan hilir agar industri ini tetap memiliki daya saing di tengah kondisi global yang penuh tantangan.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Arief Murdiyatno, mengatakan pihaknya belum lama ini telah melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) guna membahas situasi tersebut. 

Menurutnya, strategi jangka pendek maupun jangka panjang harus segera dijalankan demi menjaga stabilitas sektor energi di Kaltim.

“Memang trennya untuk saat ini untuk batubara memang secara global itu ada tren penurunan,” ujarnya, Kamis (24/5/2025).

Baca juga: Permintaan Global Batubara Diprediksi Turun Tajam, Transisi Energi Jadi Solusi

Dalam pertemuan bersama APBI, disepakati perlunya memperluas pasar ekspor agar tidak hanya bergantung pada negara tujuan utama seperti Tiongkok dan India. 

Diversifikasi pasar dinilai penting agar volume ekspor batubara Kaltim tetap terjaga meski terjadi perubahan permintaan di pasar dunia.

“Kita harus mencari negara-negara lain yang memang membutuhkan sektor batu bara kita juga,” jelas Arief.

Saat ini ekspor hanya di lakukan di benerapa negara seperti india, China dan Tiongkok.

Baca juga: IMA Sarankan Revisi Harga Batubara untuk Kebijakan DMO Segera Dilakukan

Pasar potensial yang dapat dijajaki ke depan di antaranya Vietnam, Pakistan, negara-negara di Timur Tengah, dan kawasan lain yang memiliki kebutuhan energi cukup besar. 

Selain memperluas pasar, Pemprov Kaltim bersama pengusaha juga mendorong hilirisasi industri batubara sebagai langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah dan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah.

“Hilirisasi itu mau tidak mau kita harus lakukan karena dengan adanya hilirisasi batubara ini nanti kita akan menambah nilai tambah daripada produk-produk batubara itu,” pungkas Arief.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved