Berita Kaltim Terkini
Ekspor Lesu, Pemprov Kaltim Dorong Hilirisasi Batubara dan Buka Pasar ke Timur Tengah
Tren batubara menurun membuat Pemprov Kaltim bersama pengusaha batubara berupaya melakukan langkah di sektor hulu dan hilir.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tren batubara menurun membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama pengusaha batubara berupaya melakukan langkah di sektor hulu dan hilir agar industri ini tetap memiliki daya saing di tengah kondisi global yang penuh tantangan.
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Arief Murdiyatno, mengatakan pihaknya belum lama ini telah melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) guna membahas situasi tersebut.
Menurutnya, strategi jangka pendek maupun jangka panjang harus segera dijalankan demi menjaga stabilitas sektor energi di Kaltim.
“Memang trennya untuk saat ini untuk batubara memang secara global itu ada tren penurunan,” ujarnya, Kamis (24/5/2025).
Baca juga: Permintaan Global Batubara Diprediksi Turun Tajam, Transisi Energi Jadi Solusi
Dalam pertemuan bersama APBI, disepakati perlunya memperluas pasar ekspor agar tidak hanya bergantung pada negara tujuan utama seperti Tiongkok dan India.
Diversifikasi pasar dinilai penting agar volume ekspor batubara Kaltim tetap terjaga meski terjadi perubahan permintaan di pasar dunia.
“Kita harus mencari negara-negara lain yang memang membutuhkan sektor batu bara kita juga,” jelas Arief.
Saat ini ekspor hanya di lakukan di benerapa negara seperti india, China dan Tiongkok.
Baca juga: IMA Sarankan Revisi Harga Batubara untuk Kebijakan DMO Segera Dilakukan
Pasar potensial yang dapat dijajaki ke depan di antaranya Vietnam, Pakistan, negara-negara di Timur Tengah, dan kawasan lain yang memiliki kebutuhan energi cukup besar.
Selain memperluas pasar, Pemprov Kaltim bersama pengusaha juga mendorong hilirisasi industri batubara sebagai langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah dan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah.
“Hilirisasi itu mau tidak mau kita harus lakukan karena dengan adanya hilirisasi batubara ini nanti kita akan menambah nilai tambah daripada produk-produk batubara itu,” pungkas Arief.(*)
| Kredit Rp820 Miliar Bankaltimtara ke Kukar Aman, OJK: Tak Langgar BMPK |
|
|---|
| Jelang Porprov VIII Kaltim 2026, KONI Minta 64 Cabor Siapkan Perangkat Pertandingan |
|
|---|
| BI Gandeng TNI AL Distribusikan Rupiah ke Wilayah Sungai Kalimantan |
|
|---|
| Selamatkan Rp76 Miliar Aset Tipikor, Polda Kaltim Raih Penghargaan Nasional |
|
|---|
| Daftar 7 Provinsi dengan Kasus PHK Terbanyak hingga Maret 2026, Kaltim Nomor 3! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/24072025-Asisten-III-Setda-Provinsi-Kaltim-Arief-Murdiyatno.jpg)