Berita Samarinda Terkini
Sopir Penjual Air Tandon di Samarinda Pasang 2 Bendera One Piece, Ini Alasannya
Pemasangan bendera One Piece yang bergambar tengkorak bertopi jerami terus dikibarkan warga di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kota Samarinda
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, pemasangan bendera One Piece yang bergambar tengkorak bertopi jerami terus dikibarkan warga di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kota Samarinda.
Bendera ini dikaitkan sebagai simbol perlawanan dan kebebasan.
Di Kota Samarinda sendiri pada Selasa, (5/8/2025) sore terlihat sebuah mobil pikap bermuatan tandon air bersih terpasang dua bendera kartun bajak laut alias bendera One Piece.
Dua bendera bajak laut One Piece itu dipasang pada bagian belakang pikap yang melaju di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim I, Samarinda, pada Selasa (5/8) sore.
Diketuai pengemudi mobil pikap itu bernama Yadi (32) yang kesehariannya berjualan air tandon.
Baca juga: Pemkot Balikpapan Gelar Rapat Koordinasi Terkait Bendera One Piece
Yadi, bilang alasan sehingga ia harus pasang dua buah bendera bajak laut One Piece itu pada mobilnya sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.
"Ada rasa kecewa terhadap pemerintah. Seperti kenapa ada satu koruptor yang dibebaskan begitu saja, dan dibebaskan itu pun disambut seperti habis pulang dari peperangan, dengan penuh kegembiraan,” katanya.
Ia juga kritik terhadap aturan perpajakan dan sejumlah kebijakan pemerintah yang semakin membuat masyarakat tersiksa.
Baca juga: Alasan Dedi Mulyadi Tidak Melarang Masyarakat Kibarkan Bendera One Piece di Jawa Barat
“Yang kedua pajak semakin banyak, ditambah peraturan pemerintah yang semakin buat pusing. Dan itu saya rasakan. Makanya (bendera bajak laut One Piece) ini bentuk protes saja," tegasnya. (*)
| Kasus Dana Hibah KONI Samarinda, Pembelaan Terdakwa: Bukan Niat Korupsi, Hanya Salah Tafsir |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Belum Terapkan WFH ASN, Tunggu Arahan Walikota Andi Harun |
|
|---|
| 7 Saksi di Sidang Kasus Korupsi KONI Samarinda, Terungkap Ada Praktik Pinjam CV dan Dana Talangan |
|
|---|
| UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Angkutan Massal, Tarif Mulai Rp1.000 Tanpa Ngetem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250806-Mobil-pikap-tandon-air-yang-melaju-di-Jalan-KH-Wahid-Hasyim-I.jpg)