Setelah Kasus Murid Tikam Guru Hingga Tewas, SMK Ichthus Manado Ditutup oleh Pemerintah
Setelah Kasus Murid Tikam Guru Hingga Tewas, SMK Ichthus Manado Ditutup oleh Pemerintah
TRIBUNKALTIM.CO - Setelah Kasus Murid Tikam Guru Hingga Tewas, SMK Ichthus Manado Ditutup oleh Pemerintah
Penikaman guru oleh seorang murid di Manado berbuntut panjang.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ( sulut ) mengambil langkah tegas pasca peristiwa tersebut.
• Gara-gara Lirik Istri Teman Dekat Ditikam, Pelaku Dibekuk di Makassar
• Viral Video Wanita Tergeletak Usai Kena Tikam dan Tewas, Ternyata Tinggalkan Sepasang Bayi Kembar
• Akibat Perkelahian dengan Ayah-Anak, Samsul Tewas Tertikam
• Kakak Beradik Kompak Tikam Rekannya Pakai Badik di Balikpapan
Pemerintah memutuskan menutup sementara SMK Ichthus Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), buntut kasus tewasnya guru agama.
Alexander Pangkey (54) di tangan siswanya sendiri remaja berinisial FL (16).
Kepala Dinas Pendidikan Sulut, dr Grace Punuh mengatakan, istilah yang digunakan yakni membekukan sementara.
"Hal ini setelah dilakukan investigasi menyeluruh dari Kementerian, dan Dinas Pendidikan," kata dia.
Hasil investigasi menyatakan ditemukan hal menyalahi aturan dalam pengelolaan pendidikan di SMK Ichthus.
Sekolah tersebut diberikan izin operasional sejak tahun 2017
Tapi tidak menjalankan proses belajar mengajar sesuai standar.
"Sering jam 7 pagi belum ada siswa dan di sekolah itu tidak pernah mengadakan upacara bendera, gaji guru tidak lancar dibayar oleh pihak yayasan, karena tidak lancar bagian administrasi juga ada yang sudah mengundurkan diri," kata dia.
Grace Punuh
Siswa merokok di sekolah sudah sering terjadi, meski sudah berulang kali ditegur.
Ditutupnya sekolah itu, menyebabkan 40 siswa yang ada terancam berhenti mengenyam pendidikan sekolah.
Ini juga jadi persoalan kata Grace, siswa katanya ada 40 orang tapi di data dapodik 60 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/smk-ichthus-manado-ditutup.jpg)