Poros Ketiga Muncul di Pilkada Bontang 2020, Ini Respon Kubu Adi-Basri

Poros Ketiga Muncul di Pilkada Bontang 2020, Ini Respon Kubu Adi-Basri

TribunKaltim.Co/Muhammad Fchri Ramadhani
Anggota Komisi I DPRD Bontang, H Maming dari fraksi PDIP saat ditemui di kantor DPRD Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -Poros ketiga muncul di Pilkada Bontang 2020, ini respon kubu Adi-Basri

Kehadiran poros politik Gerindra-PKS memberi warna lain jelang kontestasi Pilkada Bontang 2020 mendatang.

Poros tersebut dinilai banyak pihak bakal jadi pengganggu bagi poros petahana yang sejauh ini bercokol kuat di bursa kandidat Pemilihan Kepala Daerah.

Ada nama Walikota Bontang  Neni Moerniaeni yang dipastikan maju Pilkada, lantaran diusung jadi bacalon tunggal walikota oleh DPD Golkar Bontang.

Sementara Wakil Walikota Bontang Basri Rase memutuskan untuk membangun kongsi bersama Adi Darma yang notabene mantan rival dirinya pada Pilkada 2015 lalu.

Midtown Hotel Samarinda Gelar Puncak Anniversari Ke-3, Harap bisa Sumbang PAD Lebih Besar

Berikut 5 Tempat Terbaik di Indonesia untuk Melihat Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019

Presiden Joko Widodo Berkunjung ke Kaltara, Danrem 091/ASN : Pengamanan VVIP Diberlakukan

Inilah 15 Makanan Peninggalan Belanda yang Populer di Indonesia hingga Saat ini, Ada Kue Cubit

Perahu politik PKB-PDIP tampak solid mengusung keduanya.

"Kalau saya melihat, tak berpengaruh signfikan terhadap pasangan Adibas (Adi-Basri).

Karena segmen pemilih tertentu sudah berada di kita, tinggal bagaimana kolaborasi dengan yang lain. Artinya saya melihat normal saja dengan munculnya poros baru," kata Ketua DPC PDIP Bontang, H Maming saat dimintai tanggapan soal kemunculan poros baru Pilkada 2020.

Menurutnya, kemunculan poros baru tentu jadi angin segar bagi masyarakat.

Konstestasi Pilkada 2020 di Bontang bakal menawarkan banyak calon untuk masyarakat.

"Kami (Parpol) ini juru masak, menyiapkan hidangan bagi masyarakat Bontang. Jadi bakal ada beberapa menu pilihan, itu yang paling penting.

Parpol sudah menyiapkan, mana yang kira-kira cocok dengan selera mereka," ujarnya.

Disinggung soal menambah mesin politik melalui skema koalisi, anggota komisi I Fraksi PDIP DPRD Bontang ini  mengaku, masih membuka pintu dengan parpol lain yang hendak bergabung.

"PDIP-PKB sudah satu ikatan. Tapi kami tetap membuka pintu kepada siapa pun parpol yang mau bergabung," ungkapnya.

Untuk diketahui, pada pemberitaan sebelumnya Partai Gerindra dan PKS sepakat membentuk poros baru di gelaran Pilkada Bontang 2020 mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved