KPK Periksa 3 Saksi di Polresta Samarinda Terkait Kasus Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Perkara yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari ternyata belum usai.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di Mapolresta Samarinda, Kamis (13/8/2020).

Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap perkara TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) atas tersangka Rita Widyasari (RIW).

Data yang diterima dari juru bicara KPK, Ali Fikri, pada pemeriksaan hari ini terdapat tiga saksi yang dimintai keterangan.

Ketiga saksi tersebut berasal dari kalangan swasta dengan level jabatan Direktur Utama, di antaranya DM, Direktur Utama PT Bara Kumala Sakti; HC, Direktur Utama PT Bara Kumala Sakti tahun 2008-2012; dan TSP, Pemegang saham PT Alam Jaya Bara Pratama.

"Hari ini ada pemeriksaan di Mapolresta Samarinda terkait perkara TPPU atas tersangka RIW," ucap Ali Fikri melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (13/8/2020).

Bahkan, dikabarkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari perkara yang menjerat Rita Widyasari itu telah berlangsung sejak awal pekan ini.

Pemeriksaan dilakukan di Aula Wira Pratama, Mapolresta Samarinda.

Sebelumnya KPK telah melakukan penyitaan terhadap barang, bangunan maupun tanah yang berkaitan dengan penanganan kasus pencucian uang yang melibatkan Rita dan mantan staf khususnya, Khairudin.

Dalam kasus ini, keduanya diduga menyamarkan hasil penerimaan gratifikasi senilai Rp 436 miliar.

Halaman
12