Minggu, 10 Mei 2026

Virus Corona di Tarakan

Tunggu SK Resmi, Status PPKM Level 4 Tarakan Masih Diinstruksikan Diperpanjang

Masa perpanjangan PPKM Level 4 berakhir pada Senin (6/9/2021). Walikota Tarakan Khairul, mengungkapkan, status PPKM Level 4 di Kota Tarakan

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Walikota Tarakan Khairul, mengungkapkan, status PPKM Level 4 di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, kemungkinan masih belum dicabut pemerintah pusat. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Masa perpanjangan PPKM Level 4 berakhir pada Senin (6/9/2021). Walikota Tarakan Khairul, mengungkapkan, status PPKM Level 4 di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, kemungkinan masih belum dicabut pemerintah pusat.

Dibeberkan Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, ia menyebutkan ada 16 wilayah yang masih diinstruksikan untuk melakukan perpanjangan PPKM Level 4.

“Yang lama ada 16 diminta perpanjang dua minggu lagi, ditambah yang baru sehingga ada 23 wilayah yang masih harus menerapkan PPKM Level 4,” sebutnya kepada TribunKaltim.co.

Namun lanjutnya, pihaknya menunggu SK dari Mendagri secara resmi hari ini diturunkan dari pusat.

Baca juga: Nakes Terpapar Covid-19 Masih Jalani Isoman, Dua Dokter Masih Dirawat di RSUD Tarakan

Adapun pertimbangannya sendiri semua keputusan ada di pemerintah pusat.

Dalam hal ini daerah hanya mengikuti instruksi.

“Kalau kita lihat indikatornya sudah turun semua. Saya lihat secara nasional sudah di bawah kecuali positif rate kita 5,6 persen,” sebutnya lagi.

Dimana untuk indicator positif rate standar 5,0 persen, lanjutnya.

Baca juga: PCR di Tarakan Dikeluhkan, Walikota Khairul: Mudah-mudahan Hari Sabtu Sudah Tiba

Dalam hal ini, Kota Tarakan tetap harus mengikuti instruksi jika dilakukan perpanjangan.

“Kalau prediksi, karena instruksi harus lanjut SK-nya. Tapi dalam implementasinya sama saja. Tidak terjadi kehebohan juga. Yang beda kan di acara pernikahan saja kita minta jangan resepsi dulu. Kalau yang lain-lain tetap berjalan,” terang dr.Khairul.

Lebih lanjut ia menambahkan, pada dasarnya status PPKM Level 4 tidak menjadi persoalan.

“Ya kalau dinilai juga Tarakan secara nasional sudah menurun. Katakanlah kalau kita lihat angka kesakitan di bawah 150 per 100.000 penduduk dalam seminggu terakhir. Dan di Tarakan sudah 123 per 100.000 penduduk,” bebernya.

Itu jika berbicara berdasarkan data. Kemudian untuk bed occupancy ratio (BOR) maksimal 50 persen.

Dan saat ini Kota Tarakan sudah di 25 persen keterisiannya. Artinya ada penurunan jumlah pasien yang dirawat.

Baca juga: Disdikbud Tarakan Dukung PTM Jika Siswa Sudah Divaksin dan PPKM Level 4 Dicabut

“Angka kematian juga menurun. Hanya di positif rate saja masih di 5,6 persen. Seharusnya targetnya di bawah 5 persen. Secara keseluruhan sudah membaik,” ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved