Berita Nasional Terkini

BABAK Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Datangi Yosef & Bongkar Makam Korban

Editor: Ikbal Nurkarim
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Babak baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, polisi datangi Yosef, inilah tenda di makam Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. Makam keduanya dibongkar dan polisi melakukan autopsi ulang.

TRIBUNKALTIM.CO - Babak baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Polisi saat ini belum mengungkap siapa tersangka dalam kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Untuk mengungkap kasus tersebut, kepolisian membongkar makam korban, yakni Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) yang sudah terkubur selama 45 hari, Sabtu (3/10/2021) sore.

Sebelumnya, Yosef (55) suami dari Tuti Suhartini (55) serta ayah dari Amalia Mustika Ratu (23) didatangi pihak kepolisian pada Jumat (1/10/2021) malam.

Tujuan Yosef didatangi oleh polisi yakni untuk meminta izin agar jasad Tuti serta Amalia dilakukan autopsi kembali.

Baca juga: Babak Baru Kasus Subang, Polisi Minta Izin Yosef untuk Bongkar Makam Tuti & Amalia, Yoris Minta Maaf

Baca juga: UPDATE Kasus Subang Terbaru: Yosef Ketahuan Sempat Telepon Amalia & Yoris saat Lihat Alphard Parkir

Baca juga: TERBARU! PENGAKUAN Yosef & Pesan buat Pembunuh Ibu dan Anak di Subang: Amel Itu Anak Kesayangan Saya

Dilansir dari TribunJabar.id dengan judul KASUS Subang Terkini, Yosef Didatangi Polisi Menjelang Tengah Malam, Ini yang Dilakukan Polisi, tim kuasa hukum Yosef membenarkan hal tersebut.

Dirinya menegaskan jika memang pihak kepolisian meminta izin Yosef karena akan melakukan autopsi ulang.

"Betul, kemarin malam pada saat jam setengah 12 malam, Pak Yosef dihampiri oleh penyidik dari Polres Subang untuk meminta izin terhadap pembongkaran makam istri sama anaknya," ucap Fajar Sidik tim kuasa hukum Yosef di Subang, Sabtu (2/10/2021).

Tujuan dari pihak kepolisian, Fajar belum mengetahui pasti apa maksud pembongkaran makam dan autopsi ulang tersebut.

"Untuk tujuannya sama memang tidak tahu apa yang dilakukan penyidik, mungkin ini juga bagian dari pendalaman perkara," katanya.

Halaman
1234