Berita Balikpapan Terkini

Terlibat Baku Hantam, Anggota Polri di Balikpapan Dihajar Warga tak Dikenal

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Thirdy Hadmiarso. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Telah terjadi keributan hingga baku hantam yang melibatkan anggota kepolisian dengan warga sipil sekira pukul 04.00 Wita dini hari, Jumat 15 Oktober 20201.

Adapun kejadiannya sendiri di halaman parkir salah satu pusat perbelanjaan di Kota Balikpapan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Kaltim, awalnya sekelompok orang tengah beranjak dari sebuah kafe di pusat perbelanjaan tersebut.

Soal motif, belum diketahui yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Hanya saja diketahui, dua orang oknum polisi dikeroyok orang tak dikenal.

Baca juga: Pembangunan Mako Polresta Balikpapan Berlanjut, Pemkot Gelontorkan Rp 8 M

Baca juga: Pejabat Kasat Lantas Berganti, Berikut Harapan Kapolresta Balikpapan

Baca juga: Andalkan Anggaran Rp 8 Miliar, Pembangunan Ruang Pelayanan Mako Polresta Balikpapan Dikebut

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo membenarkan peristiwa tersebut. Dimana korbannya, kata Yusuf, anggota kepolisian yang bertugas di Polda Kaltim.

"Betul peristiwanya, tapi masih dalam pemeriksaan. Kita serahkan ke Polres itu, kalau di Polda saya belum dapat laporannya," jelas Yusuf, Senin (11/10/2021).

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso juga membenarkan jika pihaknya tengah mengusut kasus pemukulan terhadap oknum polisi oleh warga sipil tersebut.

Dimana belakangan diketahui jika korban kekerasan tersebut hanya satu orang anggota polisi yang memang bertugas di Polda Kaltim.

Baca juga: Target 4500 Pedagang, Polresta Balikpapan Salurkan Bantuan Uang Tunai

"Ada satu orang anggota Polri yang diduga dikeroyok, kemudian kami dengan cepat berkoordinasi dan laporkan terlebih dahulu kepada Bapak Kapolda," ujar Kapolresta Balikpapan, Rabu (20/10/2021).

Polresta Balikpapan melalui jajaran Reskrim, lanjut Thirdy, langsung memburu para pelaku yang diketahui bukan merupakan warga Kota Balikpapan.

Halaman
12