Berita Bontang Terkini
Dinas Perhubungan Bontang anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk Mobil Derek, Target PAD dari Sektor Parkir
Dinas Perhubungan Kota Bontang berencana membeli mobil derek tahun ini. Pemerintah menargetkan perbaikan dalam pengawasan dan penertiban parkir liar.
Tayang:
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Dinas Perhubungan Kota Bontang berencana membeli mobil derek tahun ini. Pemerintah menargetkan perbaikan dalam pengawasan dan penertiban parkir liar, untuk menopang Pendapatan Asli Daerah.
Kepala Bidang Prasarana dan Penyelamatan Andi Suharto Mori mengungkapkan, usulan pembeli mobil derek sudah disejutui pemerintah dengan anggaran Rp1,5 miliar.
"Sudah teranggarkan dalam APBD-Perubahan ini. Nilainya Rp1,5 miliar, tahun depan sudah bisa operasi," kata Andi Suharto kepada Tribunkaltim.co, Senin (2/10/2023).
Menurutnya pemerintah melihat masalah parkir liar semakin menjadi-jadi. Persoalan tersebut tidak hanya menganggu arus lintas tapi juga dilihat sebagai potensi pajak, dari retribusi parkir yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah per tahunnya.
Berdasarkan hal itu, Andi Suharto mengakui perlu dilakukan optimalisasi pengawasan dan penertibannya. Maka keberadaan mobil derek ini dinilai akan semakin membantu.
Mesti demikian, Dishub perlu mengatur pengawasan dan penertiban termasuk juga menyiapkan prasananya yang akan diakomodir dalam satu regulasi baru.
"Selain mobil dereknya, perlu juga mempersiapkan prasananya. Misalnya lokasi kantong-kantong parkir yang dikelola pemerintah. Kami sedang mengodok aturannya agar tahun depan bisa disosialisasikan ke masyarakat dan diterapkan," ungkapnya.
Misalnya terkait poin sanksi dan denda jika masyarakat melanggar aturan di kawasan tertib lalu lintas, hal tersebut perlu disinkronkan dengan aturan kepolisian agar, tidak tumpang tindih kewenangannya.
Ia mencontohkan, penertiban parkir liar di Makassar. Di kota tersebut Dishub menggunakan pendekatan saksi dengan cara, menggembok atau menderek kendaraan yang melanggar.
"Saya rasa yang di Makassar bisa jadi salah satu rujukan," terangnya. (*)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mobil-derek-raksasa_20180624_232019.jpg)