Breaking News
Selasa, 7 April 2026

Berita Bontang Terkini

3,86 Hektare Lahan di Bontang Terbakar, Diduga Akibat Cuaca Panas 

Lahan seluas 3,86 hektare di Kota Bontang terbakar, diduga akibat cuaca panas yang terjadi belakangan ini.

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Diah Anggraeni
HO
Kebakaran lahan terjadi di Gang Gotong Royong, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Senin (19/2/2024) sekira 18.30 Wita. Lahan seluas 3,86 hektare di Kota Bontang terbakar kemarin, diduga akibat cuaca panas yang terjadi belakangan ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Lahan seluas 3,86 hektare di Kota Bontang terbakar pada Senin (19/2/2024) kemarin.

Kepala BPBD Kota Bontang, Usman mengungkapkan, kasus kebakaran lahan di Bontang meningkat pesat imbas cuaca panas satu bulan belakangan ini.

Berdasarkan catatan BPBD pada Senin (19/2/2024) kemarin, tiga titik lahan mengalami kebakaran.

Baca juga: Tiga Caleg Asal Bontang Berpeluang Lolos ke Karangpaci

Pertama adalah kebakaran lahan seluas 2,5 hektare yangg ada di Jalan Hauling, Kelurahan Bontang Lestari, pukul 14.13 Wita.

Kedua, lahan seluas 1,09 hektare di area wisata Alam 77 di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari.

Terakhir adalah lahan seluas 0,27 hektare di Gang Gotong Royong, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, tepatnya tidak jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada pada pukul 18.30 Wita.

"Rata-rata lahan yang terkabar semak belukar dan pepohonan," kata Usman kepada Tribunkaltim.co, Selasa (20/2/2024).

Baca juga: Harga Beras di Bontang Tembus Rp 16.500 Per Kilogram, Masyarakat Hanya Bisa Pasrah

Diungkapkannya, kasus kebakaran lahan yang terjadi terhitung cepat sehingga merambat ke mana-mana.

Hal itu lantaram kondisi cuaca panas, lahan menjadi kering dan angin bertiup dengan kencang.

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Jika mendapati adanya kebakaran lahan, masyarakat dimintta segera hubungi petugas BPBD atau pihak terkait.

"Penyebab pastinya masih diselidiki, tapi pengaruh cuaca menjadi salah satu indikator penyebab. Kami berharap masyarakat berperan aktif untuk peduli menjaga dan menginformasikan jika ada kebakaran lahan. Dan yang penting, tidak membuka lahan dengan cara membakar," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved