Berita Balikpapan Terkini
Ekonomi Balikpapan Bertumpu Industri Pengolahan, Didukung Konstruksi dan Jasa Digital
Perekonomian Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, selama satu dekade terakhir bertumpu pada sektor industri pengolahan.
Penulis: Ardiana | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Perekonomian Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, selama satu dekade terakhir bertumpu pada sektor industri pengolahan.
Sektor ini masih menjadi penyumbang terbesar nilai tambah bagi kota, didukung konstruksi, transportasi, perdagangan, serta jasa modern seperti digital dan keuangan.
Menurut Dosen sekaligus Peneliti STIE, Bambang Saputra, struktur ekonomi Balikpapan pada periode 2014 hingga 2024 memperlihatkan industri pengolahan sebagai motor utama.
“Sektor ini masih menjadi penyumbang terbesar nilai tambah di kota Balikpapan, dengan disusul oleh konstruksi, transportasi, dan perdagangan,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Diprediksi Melambat Pasca Proyek RDMP Selesai, Walikota tetap Optimis
Sementara itu, sektor jasa keuangan serta informasi dan komunikasi berada pada kelompok menengah yang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Sedangkan sektor lain, seperti akomodasi, makanan minuman, pendidikan, real estat, dan layanan publik mengisi ruang khas ekonomi perkotaan.
Bambang menilai mayoritas sektor ekonomi mencatat ekspansi merata sepanjang 2014–2024.
Kondisi ini ditopang oleh stabilitas konsumsi rumah tangga serta investasi.
Baca juga: Tumpuan Ekonomi Balikpapan Terkini, Tatap Ibu Kota Negara jadi Beranda IKN Nusantara
Namun, pola pertumbuhan mengalami pergeseran pasca pandemi Covid-19.
“Dengan sektor transportasi dan pergudangan, perdagangan, dan jasa modern seperti informasi dan komunikasi, jasa keuangan, layanan administrasi publik, serta layanan sosial, menunjukkan ketahanan yang lebih baik,” jelasnya.
Meski demikian, data menunjukkan tren penurunan laju pertumbuhan.
Ekonomi Balikpapan turun dari 4,64 persen pada 2014 menjadi 3,23 persen pada 2024, dengan rata-rata tumbuh 3,9 persen selama satu dekade.
Baca juga: Pembangunan IKN itu Amanah Konstitusi, Diyakini akan Berdampak Positif bagi Ekonomi Balikpapan
Namun, pemulihan cukup kuat pada triwulan I 2025 yang mencatat pertumbuhan 7,97 persen.
Bambang menyebut perlambatan tersebut terkait perubahan struktur, dinamika rantai pasok, hingga perombakan kegiatan manufaktur.
Di sisi lain, jasa modern mulai mendominasi dengan basis produktivitas dan efisiensi.
| Polda Kaltim Raih Peringkat Nasional Penanganan Korupsi, Kini Perkuat Kolaborasi dengan KPK |
|
|---|
| Kapolsek Balikpapan Timur Ingatkan Warga Manggar Waspada Pencurian Saat Ronda Malam |
|
|---|
| KPK RI Gelar Asistensi Tipidkor di Polda Kaltim, Bahas Perkara Korupsi Lama |
|
|---|
| Agenda Walikota Balikpapan Hari Ini: Upacara Harkitnas dan Peluncuran Pedoman Konservasi Energi |
|
|---|
| DPRD Balikpapan Pacu Regulasi 2026, dari Kawasan tanpa Rokok hingga Perda PDAM yang Tertunda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250910_Dosen-STIE-Bambang-Saputra-menyebut-ekonomi-Balikpapan-dari-industri-pengolahan.jpg)